JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melibatkan puluhan warga sekitar dalam pembangunan jembatan penghubung antara Kampung Lebak Sari RW 03 Kelurahan Paledang dengan RW 12 Kelurahan Pasir Jaya, Kota Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan sekitar 40 warga direkrut sebagai tenaga kerja proyek. Mereka bekerja secara bergiliran menyesuaikan kebutuhan pekerjaan di lapangan.
Ia menjelaskan, pelibatan warga tersebut merupakan salah satu hasil kesepakatan yang dicapai setelah Pemerintah Kota Bogor beberapa kali berdialog dengan masyarakat terkait pembangunan jembatan.
Baca Juga:Empat Tahun Mangkrak, Proyek Jembatan Penghubung Paledang-Pasir Jaya Mulai Digarap KembaliJPO Paledang Dibongkar, Pelican Crossing Disiapkan untuk Tingkatkan Keselamatan Pejalan Kaki
“Alhamdulillah direkrut kurang lebih 40 orang walaupun secara rolling bergantian sesuai kebutuhan. Ketika pekerjaan membutuhkan banyak tenaga, maka semuanya dilibatkan,” ujar Jenal saat meninjau pembangunan jembatan, Rabu (1/7/2026).
Selain melibatkan tenaga kerja lokal, pemerintah juga mendorong agar pelaku usaha di sekitar lokasi proyek turut merasakan manfaat ekonomi dari pembangunan tersebut.
Karenanya, pihak kontraktor diminta memanfaatkan kantin maupun warung makan milik warga setempat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pekerja.
“Saya juga minta ke pihak ketiga saat sedang bekerja di sini untuk jajan di masyarakat yang ada di sekitar kayak kantin dan warteg,” katanya.
Selain itu, setelah pembangunan jembatan rampung, Pemerintah Kota Bogor akan memasang portal untuk mengatur jam operasional sebagai upaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Untuk mendukung pengoperasiannya, pemerintah juga berencana melibatkan warga sekitar sebagai petugas keamanan yang bertugas menjaga akses keluar masuk jembatan.
“Nanti akan ada portal yang kami sepakati untuk membatasi jam operasional jembatan sehingga kekhawatiran terhadap hal-hal yang tidak diinginkan bisa lebih dicegah. Termasuk satpam, kami nanti pekerjakan warga di sini untuk menjaga jembatan yang akan dibangun,” katanya.
Baca Juga:Jembatan Penghubung di Rumpin-Bogor Ambruk, Warga Terpaksa Gunakan Jembatan GantungLongsor Berulang di Kampung Walihir Bandung Barat Ancam Jalan Penghubung Dua Kecamatan
Diketahui, pembangunan jembatan penghubung tersebut telah berlangsung sejak 26 Mei 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu 26 minggu atau 180 hari kalender.
Proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp2,7 miliar yang bersumber dari APBD Kota Bogor Tahun Anggaran 2026. Jembatan yang dibangun nantinya memiliki bentang sepanjang 48 meter dengan lebar bersih 1,8 meter.
