JABAR EKSPRES – Pola kerja sama antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat ( Disdik Jabar ) dengan sekolah swasta masih menyesakan tanda tanya besar. Sebab sejauh ini persoalan anggaran sepertinya masih belum ada kepastian.
Akan tetapi Disdik Jabar mengklaim pola kerja sama ini sudah sudah disepakati dengan ribuan sekolah swasta secara langsung dengan penandatanganan MoU.
Di sisi lain teknis alokasi anggaran untuk kerja sama sekolah swasta masih belum dialokasikan untuk tahun anggaran 2026 oleh Disdik Jabar.
Baca Juga:Hyundai New CRETA Resmi Meluncur di Bandung Tawarkan Kenyamanan Maksimal dan Fitur PremiumDugaan Perbuatan Asusila Oknum Pejabat KBB Menyeruak Tokoh Agama dan Masyarakat Suarakan Aksi Moral
Alokasi anggaran Lagi dibahas TAPD
Kepala Disdik Jabar Purwanto enggan memberikan penjelasan dengan detail mengenai masalah anggaran ini. Hanya saja dia menyebut bahwa menganai alokasi anggara sedang digodok oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Ketika didesak untuk menjelaskana masalah ini Purwanto malah menyarankan agar masalah anggaran ini ke Badan Perencanaan Daerah (Bapeda). Alasan karena datanya belum tuntas.
“Kalau persoalan anggaran nanti tanya ke Bappeda sama ke BPKD ya,’’ ucap Purwanto ketika ditemui di DPRD Jabar Rabu (24/6).
Dia beralasan untuk alokasi anggaran kerja sama dengan sekolah swasta harus melihat terlibih dahulu kebutuhan termasuk berapa banyak siswa yang masuk ke sekolah swasta.
Sedangkan untuk data berapa siswa yang masuk sekolah swasta saat ini belum tuntas dan harus presisi.
Kemungkinan Dianggarkan Diperubahan
Jawaban sama juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah (sekda) Jawa Barat Herman Suryatman. Dia mengatakan bahwa alokasi anggaran masih digodok dan menunggu arahan teknis dari Gubernur Jabar.
Herman menjelaskan, sejauh ini untuk urusan anggaran akan dilakukan pergeseran anggaran pada APBD 2026 atau akan dianggarkan pada perubahan.
Baca Juga:SMAN 28 Bandung Masih Berupa Lahan Kosong, Proses Belajar Numpang Sementara!Incar HP Baterai Monster? Manfaatkan Promo HP iQOO Z11 untuk Harga Termurah
‘’Kami TAPD akan melanjutkan sesuai dengan kebijakan Pak Gubernur. Ini sedang kami cek, apakah pergeseran atau perubahan (APBD-P.red),” jelasnya di DPRD Jawa Barat, Rabu (24/6).
Menurutnya, keputusan pergeseran ataukah menunggu Perubahan APBD akan dikaji mengikuti berbagai ketentuan yang ada.
Pihaknya memastikan dalam mengalokasikan anggara akan merujuk pada aturan yang ada dan sesuai dengan arahan dari Gubernur.
‘’Tentu ini harus dikawal oleh kami di TAPD agar akuntabel,’’ cetus mantan Sekda Sumedang itu.
