Meski begitu, Herman mengklaim ketersedian anggaran untuk kerja sama dengan sekolah swasta sudah siap. Namun harus ada penataan alokasinya.
Disdik Jabar Akan Lakukan Pergeseran Anggaran
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi juga mengatakan bahwa mekanisme alokasi anggaran untuk kerja sama dengan sekolah swasta akan dilakukan pergeseran anggaran.
Pergeseran anggaran dilakukan dari anggaran yang ada di dinas pendidikan yang belum dilakukan. Seperti rencana pembangunan sekolah baru. Namun lahan masih sengketa dan lainnya.
Baca Juga:Hyundai New CRETA Resmi Meluncur di Bandung Tawarkan Kenyamanan Maksimal dan Fitur PremiumDugaan Perbuatan Asusila Oknum Pejabat KBB Menyeruak Tokoh Agama dan Masyarakat Suarakan Aksi Moral
Sedangkan untuk skema bantuan akan diberikan ke sekolah swasta dan siswa yang meliputi Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) atau uang pangkal sebesar Rp1,5 juta per siswa.
Selain itu, ada bantuan biaya pendidikan bulanan sebesar Rp100 ribu per bulan atau Rp1,2 juta per tahun.
Dedi Mulyadi juga menegaskan bantuan akan diberikan untuk 70 ribu siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan tidak akan melihat siswa dari keluarga miskin atau mampu. Asalkan siswa telah terdata di PCMB.
Sedangkan sekolah swasta yang sudah sepakat kerja sama untuk seluruh Jawa Barat ada 1015 sekolah.
‘’Sekarang itu tidak melihat siswa miskin atau siswa orang kaya, semua siswa yang telah terdata di PCMB. Jadi yang dulu direncanakan untuk keluarga miskin di tambah untuk seluruh siswa,’’ kata Dedi. (son/yan).
