JABAR EKSPRES – Sebanyak 43 perempuan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjalani operasi keluarga berencana Metode Operasi Wanita (MOW) secara gratis di RSIA Graha Medika, Padalarang.
Program yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) KBB itu menyasar akseptor dari Kecamatan Padalarang, Ngamprah, Batujajar, Saguling, Cipatat, serta satu peserta dari Kecamatan Cipeundeuy.
Pelayanan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di tengah masyarakat.
Baca Juga:Modus Pinjami HP, Pemilik Fotokopi di Ciampea Bogor Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Bocah 12 TahunTanggapi Soal PP 28 tentang Penyediaan Alat Kontrasepsi untuk Pelajar, Pengamat Pendidikan UPI Sebut Perlu Ada Revisi
“Kami terus mendorong pemanfaatan kontrasepsi jangka panjang karena tingkat efektivitasnya tinggi dan dapat membantu keluarga merencanakan masa depan dengan lebih baik,” kata Kepala DP2KBP3A KBB, Panji Hermawan saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026).
Menurut Panji, layanan MOW diberikan kepada perempuan yang memiliki jumlah anak sesuai rencana dan tidak ingin menambah keturunan, sehingga membutuhkan metode kontrasepsi yang efektif dan bersifat permanen.
Ia mengatakan, sebelumnya pelayanan serupa juga telah dilaksanakan di RSUD Cikalongwetan dengan sasaran akseptor dari Kecamatan Cikalongwetan, Cipeundeuy, Cisarua, dan Cipatat.
“Seluruh biaya pelayanan MOW ini berasal dari anggaran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) Tahun 2026 sehingga masyarakat dapat mengakses layanan secara gratis,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang KB/KR DP2KBP3A KBB, Aam Lia Kartipa, mengatakan target Permintaan Masyarakat untuk Ber-KB (PPM) melalui layanan MOW pada tahun 2026 sebanyak 86 akseptor.
Target tersebut telah tercapai melalui dua kali pelayanan yang digelar di RSUD Cikalongwetan dan RSIA Graha Medika dengan total 86 akseptor yang berhasil dilayani.
“Target tahunan sudah terpenuhi. Namun kami masih akan melaksanakan pelayanan berikutnya pada Juli mendatang untuk masyarakat di wilayah Cililin dan sekitarnya sehingga capaian peserta diperkirakan terus bertambah,” kata Aam.
Baca Juga:Omzet Seller Marketplace di Bawah Rp500 Juta Tetap Kena Pajak?Menteri PKP: Tenor KPR 40 Tahun dengan Bunga 5 Persen Siap Dijalankan
Salah seorang peserta, Diani Listari (36), warga Cimareme, mengaku terbantu dengan adanya layanan MOW gratis tersebut. Ia memilih metode itu setelah mempertimbangkan kondisi keluarganya yang kini telah memiliki empat anak.
“Setelah berdiskusi dengan suami dan mempertimbangkan kebutuhan keluarga ke depan, saya memutuskan mengikuti MOW. Program gratis seperti ini sangat membantu masyarakat,” ujar Diani. (Wit)
