Bank Tata Asia Perkuat Budaya Kesehatan Preventif melalui Medical Check Up Berbasis AI

BPR Tata Asia
Dr. Noon menghadirkan teknologi skrining dengan tingkat akurasi yang sebanding dengan Coronary Artery Calcium (CAC) Scan dalam membantu mendeteksi risiko penyakit kardiovaskular serta membantu mendeteksi risiko kesehatan mata.
0 Komentar

JABAR EKSRPES – Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan di lingkungan kerja, Bank Tata Asia menyelenggarakan Medical Check Up (MCU) berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi seluruh karyawan Bank Tata Asia pada Jumat (7/8/2026). Program yang bekerja sama dengan Dr. Noon CVD Indonesia di bawah PT Salis Investama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya kesehatan preventif.

Bagi Bank Tata Asia, pertumbuhan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kualitas hidup dan kesejahteraan insan perusahaan. Karena itu, perusahaan terus menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam program MCU ini, seluruh peserta menjalani pemeriksaan menggunakan teknologi bernama Dr. Noon sebagai solusi kesehatan berbasis AI yang memanfaatkan analisis citra retina sebagai metode skrining awal. Teknologi ini bersifat non-invasif sehingga pemeriksaan dapat dilakukan tanpa tindakan yang mengubah atau merusak jaringan tubuh maupun paparan radiasi. Dr. Noon juga memberikan pengalaman pemeriksaan yang cepat dan nyaman sehingga sesuai bagi karyawan dengan mobilitas dan kesibukan yang tinggi.

Baca Juga:Kuasa Hukum Nyumarno Luruskan Opini Luar Sidang, Ini Duduk Perkara Sebenarnya ​Di Balik Tuduhan Arogan, Nyumarno Selalu Utamakan Damai, Kuasa Hukum : Dugaan Kami Ada Aktor Politik Biayai 

Dr. Noon menghadirkan teknologi skrining dengan tingkat akurasi yang sebanding dengan Coronary Artery Calcium (CAC) Scan dalam membantu mendeteksi risiko penyakit kardiovaskular serta membantu mendeteksi risiko kesehatan mata. Selain itu, teknologi ini telah diterapkan di berbagai negara, seperti Korea Selatan, Singapura, dan Dubai, Uni Emirat Arab, sehingga menjadi bagian dari komitmen Bank Tata Asia dalam mengadopsi inovasi kesehatan berbasis AI berstandar global untuk mendukung deteksi dini dan upaya pencegahan penyakit.

Direktur Operasional Dede Gunawan percaya bahwa pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan kesejahteraan setiap insan di dalamnya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan karyawan bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga investasi jangka panjang bagi keberlanjutan Bank Tata Asia. “Kami berharap hasil pemeriksaan ini menjadi pengingat bagi setiap insan Bank Tata Asia untuk semakin peduli terhadap kesehatan dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat, “ujar Dede Gunawan.

0 Komentar