Dindin mengungkapkan, Bupati Bandung telah memberikan perhatian khusus terhadap persoalan tersebut dan akan menginstruksikan inventarisasi lanjutan agar kebutuhan lahan di setiap wilayah dapat dipetakan secara lebih rinci.
“Nanti yang tidak ada lahan itu akan disiapkan dari APBD. Untuk tahun ini sudah disiapkan pembelian tanah untuk dua kelurahan,” ungkapnya.
Di sisi lain, pembangunan fisik gerai KDKMP di Kabupaten Bandung terus menunjukkan perkembangan. Hingga pertengahan 2026, tercatat sebanyak 102 gerai fisik telah dibangun di berbagai desa dan kelurahan.
Baca Juga:Dugaan Kekerasan Seksual Bocah di Ciampea Terungkap Setelah Pelaku Kirim Video ke Ponsel Orang Tua KorbanRibuan Relawan Gelar Aksi Damai, Dukung Keberlanjutan Program MBG di Tasikmalaya
Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 gerai telah selesai dibangun dan siap digunakan, sementara 59 gerai lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
“Yang sudah dibangun saat ini sudah ada 102 gerai fisik. Sebanyak 43 sudah selesai dan sisanya masih berproses pembangunan,” kata Dindin.
Pembangunan gerai fisik ini merupakan tindak lanjut dari program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digagas pemerintah pusat. Keberadaan gerai tersebut nantinya menjadi pusat aktivitas koperasi sekaligus sarana pengembangan berbagai unit usaha yang dikelola masyarakat desa.
Sebelumnya, seluruh 278 desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung telah membentuk KDKMP. Namun, tidak seluruhnya telah memiliki bangunan fisik karena proses penyediaan lahan dan pembangunan masih berlangsung secara bertahap.
