Kasus Cileunyi Jadi Alarm, Jeje Dorong RT RW Rutin Data Penghuni Kos dan Kontrakan

Kasus Cileunyi Jadi Alarm, Jeje Dorong RT RW Rutin Data Penghuni Kos dan Kontrakan
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menginstruksikan pengurus RT dan RW untuk lebih aktif mendata serta memantau penghuni kos dan kontrakan di wilayahnya.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat keamanan lingkungan menyusul terungkapnya kasus penyekapan dan penganiayaan di Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Jeje menilai peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi di lingkungan sekitar, terutama di kawasan permukiman yang memiliki banyak rumah kontrakan dan indekos.

Baca Juga:Kelapa Parut Tembus Eropa, Produk Olahan Makin Kompetitif di Pasar GlobalPengamat: Diskon Transportasi Dinilai Berdampak pada Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Daerah

“Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih memperkuat pengawasan lingkungan. RT dan RW harus mengenal siapa saja yang tinggal di wilayahnya, termasuk penghuni kos dan kontrakan,” kata Jeje saat ditemui di Ngamprah, Rabu (24/6/2026).

Menurut dia, pengurus lingkungan perlu lebih rutin melakukan pendataan dan pemantauan terhadap rumah sewa yang berada di wilayah masing-masing.

“Dengan begitu, identitas penghuni dapat diketahui secara jelas dan potensi gangguan keamanan bisa diantisipasi sejak dini,” tambahnya.

Jeje menegaskan pengawasan lingkungan tidak boleh hanya dilakukan setelah muncul persoalan. Upaya pencegahan harus menjadi bagian dari rutinitas yang dijalankan oleh perangkat lingkungan bersama masyarakat.

Selain peran RT dan RW, Jeje juga menekankan pentingnya kepedulian warga terhadap kondisi di sekitar tempat tinggalnya.

Ia menilai tetangga memiliki peran besar dalam membantu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

“Masyarakat tidak boleh bersikap acuh apabila menemukan aktivitas yang dianggap tidak biasa atau mencurigakan. Saya meminta warga segera berkomunikasi dengan pengurus lingkungan apabila melihat hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan,” katanya.

Baca Juga:Wacana Rumah Sakit di Ujung Selatan Tasikmalaya Segera TerwujudFestival Musik dan Ekonomi Digital Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Nasional

Jeje menilai kasus yang terjadi di Cileunyi menunjukkan pentingnya kepekaan sosial di tengah masyarakat. Ia meyakini berbagai persoalan dapat lebih cepat terdeteksi apabila warga saling mengenal dan peduli satu sama lain.

Ia juga meminta RT dan RW melakukan verifikasi ulang terhadap identitas penghuni kos maupun kontrakan, termasuk memastikan data penghuni dan tamu yang datang tercatat dengan baik.

“Kalau lingkungan saling mengenal dan peduli, berbagai potensi masalah bisa lebih cepat diketahui. Karena itu pendataan penghuni harus jelas dan diperbarui secara berkala,” ujarnya.

0 Komentar