JABAR EKSPRES – Tinggi Muka Air (TMA) Bendung Katulampa, Kota Bogor, sempat naik hingga 30 sentimeter setelah hujan mengguyur kawasan hulu Sungai Ciliwung pada Senin (20/7/2026) malam.
Penjaga Bendung Katulampa, Muhamad Alwan, mengatakan meski di wilayah Katulampa hanya turun gerimis, hujan dengan intensitas sedang di hulu meningkatkan debit air hingga TMA mencapai 30 sentimeter pada Selasa (21/7/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB dan bertahan selama kurang lebih dua jam.
Lalu, pada Selasa pagi, Alwan menyebut TMA kembali menyusut menjadi 10 sentimeter.
Baca Juga:TMA Bendung Katulampa 0 Sentimeter, Warga Bogor Mulai Kesulitan Air hingga Sumur MengeringTMA Bendung Katulampa 0 Sentimeter Efek Kemarau, Dasar Sungai Terlihat hingga Jadi Tempat Bermain Anak
Kondisi tersebut bertahan hingga Kamis (23/7/2026) pagi, sebelum akhirnya kembali turun menjadi 0 sentimeter pada pukul 09.00 WIB.
“Sempat 20 sentimeter cuman 2 jam pas Selasa dini hari, setelah itu Selasa paginya turun menjadi 10 sentimeter dan bertahan sampai tadi Kami pagi, lalu pukul 09.00 WIB menyusut 0 sentimeter lagi sampai sore ini pun masih 0 sentimeter,” kata Alwan saat ditemui langsung di Kantor TMA Bendung Katulampa Bogor, Kamis sore (23/7/2026).
Ia menjelaskan, hujan yang turun di kawasan hulu belum cukup lama untuk meningkatkan debit Sungai Ciliwung secara signifikan, sehingga TMA kembali menyusut ke 0 sentimeter.
Diperlukan hujan deras yang mengguyur kawasan hulu selama satu hingga dua jam agar TMA dapat kembali meningkat.
“Tapi kalau hanya hujan sebentar lalu seminggu tidak hujan, ya besoknya turun lagi sampai 0 sentimeter,” ujarnya.
Meski TMA berada di angka 0 sentimeter, Alwan memastikan distribusi air ke saluran irigasi Kali Baru pada area Bendungan Katulampa masih berjalan normal. Saat ini, debit yang dialirkan ke Kali Baru mencapai sekitar 3.460 liter per detik.
Selain itu, Bendung Katulampa juga tetap menggelontorkan sekitar 200 liter air per detik ke Sungai Ciliwung untuk menjaga ekosistem sungai.
Baca Juga:Tinjau Bendung Katulampa Bogor, Wamen PU Pertimbangkan Jalur Lalin dan Infrastruktur DipisahBendung Katulampa Bogor Siaga 3, Petugas Imbau Warga untuk Tetap Waspada
“Untuk Kali Baru masih normal. Sedangkan 200 liter per detik kami gelontorkan ke Sungai Ciliwung agar aliran tetap ada dan ekosistem sungai tetap terjaga. Ekosistem sungai tuh ada ikan salah satunya,” jelasnya.
Berdampak ke Kabupaten Bogor
Kondisi TMA Bendung Katulampa yang berada di angka 0 sentimeter berdampak terhadap pasokan air baku di sebagian wilayah Kabupaten Bogor.
