JABAR EKSPRES – Kebakaran melanda lahan kosong yang dipenuhi alang-alang di Kampung Warung Pari, RT 03/RW 01, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (23/7/2026) siang.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor Theo Patricinio Freitas, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 13.40 WIB. Petugas menerima laporan dari warga, berselang dua menit tim langsung menuju lokasi kejadian.
“Setelah laporan masuk pukul 13.42 WIB dan petugas langsung berangkat. Tim tiba di lokasi pukul 13.52 WIB untuk melakukan penanganan,” kata Theo dalam keterangannya, Kamis (23/7).
Baca Juga:Jemput Bola ke Kemendagri, Bupati Cecep Nyatakan Tasikmalaya Siap Terima Program Pusat PTLS dan PLTSaPertamuda 2026 Resmi Dibuka: Pertamina Jaring Inovator Muda, Wujudkan Karya Berdampak Nyata
Ia menjelaskan, objek yang terbakar merupakan lahan kosong dengan vegetasi alang-alang.
Berdasarkan hasil penanganan di lokasi, api diduga berasal dari korsleting kabel listrik di sekitar area tersebut.
“Penyebab sementara diduga akibat korsleting dari kabel listrik. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian ini,” ujarnya.
Theo menyebut, proses pemadaman berlangsung selama 10 menit hingga pukul 14.03 WIB.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan selama sekitar 20 menit untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
“Penanganan dilakukan oleh Regu 2 Mako Sukasari dengan menggunakan alat pelindung diri lengkap. Situasi saat ini sudah aman dan terkendali setelah dilakukan pendinginan hingga pukul 14.23 WIB,” ucapnya.
Waspada Kebakaran di Musim Kemarau
DPKP Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada lahan kosong yang ditumbuhi rumput kering dan alang-alang. Hal ini menyusul kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kemarau di Kota Bogor beberapa waktu terakhir.
Material kering seperti alang-alang, semak belukar, maupun tumpukan sampah, disebut mudah tersulut api, terutama ketika terkena sumber panas atau percikan api.
Baca Juga:Sulap Limbah Jadi Pembersih Lantai, Pegawai RSUD KHZ Musthafa Masuk Nominasi ASN Berprestasi 2026Menkeu Targetkan PFII Diterapkan Tahun Ini, Didanai APBN?
Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, khususnya di area terbuka yang memiliki banyak material mudah terbakar. Kondisi tersebut berpotensi membuat api cepat merambat dan membesar apabila tidak segera ditangani.
“Masyarakat diimbau tidak mengabaikan apabila melihat api di tempat sampah, semak, atau alang-alang. Jika api masih kecil dan aman untuk ditangani, segera padamkan menggunakan air, pasir, atau alat pemadam yang tersedia,” demikian bunyi imbauan DPKP Kota Bogor yang disampaikan Theo melalui pesan singkat.
