Sambut Libur Sekolah, Disparbud KBB Perketat Pengawasan Destinasi Wisata

Sejumlah anak saat menikmati wahana permainan di kawasan wisata Dusun Bambu, Kecamatan Parongpong, Bandung Bar
Sejumlah anak saat menikmati wahana permainan di kawasan wisata Dusun Bambu, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bergerak memastikan destinasi wisata tetap aman dan nyaman dikunjungi selama musim libur sekolah.

Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan pengawasan dan pembinaan terhadap pengelola wisata di berbagai destinasi unggulan yang diperkirakan akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Asep Dendih, mengatakan masa libur sekolah menjadi salah satu periode dengan tingkat kunjungan wisatawan yang cukup tinggi. Karena itu, pihaknya ingin memastikan seluruh destinasi wisata siap memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung.

Baca Juga:Mahasiswa Ditemukan Tewas di Semak-semak Ciseeng, Polisi Masih Selidiki Penyebab KematianTasikmalaya Jadi Tuan Rumah Jambore Nasional Overlanding 2026, Usung Misi Sosial dan Lingkungan

“Pengawasan dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari kondisi wahana permainan, fasilitas pendukung, hingga kesiapan petugas di lapangan. Hal tersebut penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan selama menikmati masa liburan,” ujar Asep saat dihubungi, Selasa (23/6/2026).

Selain itu, Disparbud KBB juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap wahana wisata yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi guna memastikan seluruh fasilitas beroperasi sesuai standar yang berlaku.

“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas beroperasi sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan,” katanya.

Sejumlah destinasi wisata keluarga, wisata alam, hingga taman rekreasi menjadi sasaran pemantauan menjelang puncak libur sekolah. Pengelola diminta melakukan pengecekan rutin terhadap seluruh fasilitas sebelum digunakan oleh pengunjung.

Asep menegaskan, aspek keselamatan wisatawan tidak bisa ditawar dalam pengelolaan destinasi wisata. Karena itu, setiap wahana harus dipastikan dalam kondisi layak operasional dan didukung sistem pengamanan yang memadai.

Selain memastikan keamanan, pihaknya juga mendorong pengelola wisata untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan fasilitas umum berfungsi dengan baik agar wisatawan merasa nyaman selama berkunjung.

“Selain itu, kami mendorong pengelola wisata untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan fasilitas umum berfungsi dengan baik agar wisatawan merasa nyaman selama berkunjung,” ujarnya.

Baca Juga:Godzilla El Nino Mengintai, BPBD: Hampir Seluruh Wilayah Kabupaten Bogor Berpotensi Terdampak KekeringanBupati Garut Warning SKPD, Evaluasi Kinerja Tak Boleh Lambat Ditindaklanjuti

Menurut Asep, pengalaman berwisata yang aman dan menyenangkan akan memberikan dampak positif terhadap citra pariwisata Bandung Barat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha wisata terus diperkuat.

0 Komentar