JABAR EKSPRES – RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya berhasil mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan kesehatan dengan sukses menangani pasien stroke akut menggunakan metode trombolisis.
Keberhasilan tersebut menjadikan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya itu sebagai fasilitas kesehatan pertama di wilayah Priangan Timur yang menyediakan layanan trombolisis terpadu bagi pasien stroke.
Dalam beberapa pekan terakhir, tim medis RSUD KHZ Musthafa berhasil menyelamatkan tiga pasien stroke infark atau stroke akibat penyumbatan pembuluh darah otak melalui terapi trombolisis.
Baca Juga:Persebaya Rayakan Hari Jadi ke-99 dengan Semangat 'Persebaya untuk Semua'Genjot Serapan Telur dan Ayam untuk Program MBG, Harga Peternak Mulai Terdongkrak
Metode ini bekerja dengan melarutkan sumbatan sehingga aliran darah ke otak dapat kembali normal dan mencegah kerusakan yang lebih luas.
Direktur RSUD KHZ Musthafa, dr. Eli Hendalia, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kesiapan rumah sakit dalam membangun sistem penanganan stroke cepat melalui aktivasi Code Stroke, sebuah mekanisme layanan terpadu yang melibatkan berbagai tenaga kesehatan dalam satu komando.
“Stroke merupakan kondisi gawat darurat. Semakin cepat pasien mendapatkan penanganan, semakin besar peluang untuk pulih tanpa kecacatan. Karena itu kami membangun sistem yang memungkinkan seluruh tim bergerak cepat sejak pasien tiba di IGD,” kata dr. Eli, Sabtu (20/6/2026)
Ia menjelaskan, penanganan pasien stroke di RSUD KHZ Musthafa dimulai dengan identifikasi awal dalam waktu kurang dari 10 menit.
Selanjutnya pasien menjalani pemeriksaan CT Scan untuk memastikan jenis stroke yang dialami. Jika memenuhi kriteria medis, pasien segera mendapatkan terapi trombolisis di ruang Stroke Corner.
Menurutnya, layanan tersebut didukung oleh kolaborasi dokter spesialis saraf, dokter bedah saraf, dokter IGD, perawat, laboratorium, radiologi hingga farmasi yang telah menjalani berbagai pelatihan dan simulasi penanganan stroke akut.
“RSUD KHZ Musthafa saat ini menjadi rumah sakit pertama di Priangan Timur yang membuka layanan trombolisis sebagai bagian dari penanganan stroke akut. Obat trombolitik juga telah kami siapkan sehingga pelayanan bisa diberikan kapan saja,” ujarnya.
Baca Juga:Freeport Percepat Perpanjangan Izin Tambang, Draf Divestasi Saham Sudah Diserahkan ke Pemerintah3 Kecamatan di Kabupaten Bogor Dilanda Kekeringan, Ribuan Jiwa Terdampak
Keberhasilan layanan itu dirasakan langsung oleh keluarga pasien. Nia, warga Leuwisari, mengaku sempat khawatir ketika ayahnya mengalami stroke hingga tidak mampu berbicara dan tidak merespons saat diajak berkomunikasi.
