“Kami ingin memastikan pemilih pemula ini tidak hanya terdaftar, tetapi juga memahami pentingnya menggunakan hak pilihnya secara bijak dan cerdas,” tutur Anzhar.
Berbagai metode edukasi dilakukan, mulai dari pertemuan dengan pengurus OSIS di sekolah, diskusi kelompok, hingga penyampaian materi melalui podcast dan media sosial.
“Pendidikan politik ini bertujuan agar mereka paham dampak dari setiap pilihan yang diambil, sehingga partisipasi pada 2029 nanti benar-benar berkualitas,” katanya.
Baca Juga:KPU Cimahi Mantapkan Kinerja Jelang Agenda Krusial Awal 2026Ketua KPU Cimahi Terseret Isu Dugaan Perselingkuhan, Sang Istri Bongkar Fakta dan Lapor ke KPU RI
Anzhar menambahkan, KPU Kota Cimahi akan terus mengikuti perkembangan pembahasan regulasi yang dilakukan pemerintah pusat bersama DPR. Di sisi lain, kesiapan administratif dan peningkatan kesadaran politik masyarakat tetap menjadi fokus menjelang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
“Sekaligus memastikan data pemilih tetap akurat dan masyarakat semakin siap menghadapi pesta demokrasi berikutnya,” ujar Anzhar menutup. (Mong)
