Tukang Pijat Jadi Korban Begal di Rancabungur, Ditendang hingga Tersungkur, Motor Pinjaman Raib

Seorang tukang pijat berinisial AS (55) menjadi korban aksi begal dan sedang diperiksa keterangannya oleh piha
Seorang tukang pijat berinisial AS (55) menjadi korban aksi begal dan sedang diperiksa keterangannya oleh pihak kepolisian. FOTO: Polsek Rancabungur
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang tukang pijat berinisial AS (55) menjadi korban aksi begal di Jalan Raya ATS, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Dalam peristiwa tersebut, korban ditendang oleh pelaku hingga terjatuh sebelum sepeda motor yang dikendarainya dibawa kabur.

Kapolsek Rancabungur, Ipda Yudhi Widhiana, mengatakan kejadian itu terjadi pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Menurut Yudhi, peristiwa bermula saat korban hendak pulang setelah mendatangi seseorang yang rencananya akan menggunakan jasa pijatnya.

Baca Juga:Sudah Beraksi 10 Kali, Komplotan Curanmor Asal Cipatujah Dibekuk Polisi!21 Dapur MBG di Tasikmalaya Masih Berhenti, Satu SPPG Kena Suspen Akibat Sarpras Tak Memadai

“Sesampainya di lokasi, tiba-tiba korban dipepet oleh dua orang tak dikenal. Salah satu pelaku kemudian menendang korban hingga terjatuh,” ujar Yudhi, Jumat (12/6/2026).

Setelah korban tersungkur ke jalan, salah seorang pelaku langsung membawa kabur sepeda motor yang digunakan korban dan melarikan diri ke arah Rancabungur.

“Pelaku mengambil kendaraan yang dipakai korban lalu kabur ke arah Rancabungur,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian kaki.

Ironisnya, sepeda motor yang dirampas pelaku ternyata bukan milik korban, melainkan milik tetangganya yang saat itu sedang dipinjam.

“Korban belum mau membuat laporan karena masih mengalami sakit pada kakinya. Sementara dengan pemilik kendaraan, persoalan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” jelas Yudhi.

Meski korban belum membuat laporan resmi, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan dengan membuat laporan model A sebagai dasar penanganan kasus.

Saat ini, polisi masih memburu para pelaku yang identitasnya belum diketahui.(Dzihar)

0 Komentar