Perempuan Asal Megamendung Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Sempur, Ponsel dan Dompet Hilang

Seorang perempuan berinisial S (46), warga Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, diduga menjadi korban pembi
Seorang perempuan berinisial S (46), warga Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, diduga menjadi korban pembiusan di kawasan Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (11/6/2026) malam saat diamankan dahulu di pos keamanan setempat. Foto: Polsek Bogor Tengah
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang perempuan berinisial S (46), warga Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di kawasan Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (11/6/2026) malam.

Korban diduga menjadi korban tindak kejahatan setelah sebelumnya berkenalan dengan seorang pria melalui media sosial. Polisi saat ini masih mendalami dugaan tersebut.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, mengatakan korban ditemukan oleh petugas park ranger di area Taman Kaulinan, Kompleks Lapangan Sempur, sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca Juga:Pertamina Luncurkan Kapal Pintar Berbasis AI, Siap Bersihkan Sampah Laut Secara OtomatisTukang Pijat Jadi Korban Begal di Rancabungur, Ditendang hingga Tersungkur, Motor Pinjaman Raib

“Korban ditemukan dalam kondisi pingsan oleh petugas park ranger. Selanjutnya korban diamankan di pos setempat sebelum kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian,” ujar Waluyo, Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan keterangan awal dari sejumlah saksi, korban diduga sempat bertemu dengan seorang pria yang dikenalnya melalui media sosial. Namun, polisi masih mendalami informasi tersebut, termasuk dugaan adanya pembiusan terhadap korban.

Karena masih tidak sadarkan diri, korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah itu, korban dijemput keluarganya dan dirujuk ke RSUD Ciawi untuk perawatan lebih lanjut.

Hingga saat ini, korban dilaporkan masih dalam kondisi linglung sehingga belum dapat memberikan keterangan secara rinci kepada penyidik.

Dari peristiwa tersebut, sejumlah barang milik korban dilaporkan hilang, di antaranya telepon genggam, dompet, serta uang tunai sekitar Rp200 ribu.

“Korban awalnya dibawa ke RS PMI Kota Bogor, kemudian dijemput oleh pihak keluarga atas nama Sudrajat dan dirujuk ke RSUD Ciawi. Sampai saat ini korban belum membuat laporan polisi, sementara terkait terduga pelaku masih dalam proses pendalaman,” kata Waluyo.

Polisi kini masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri berbagai informasi untuk mengungkap penyebab pasti kejadian yang menimpa korban.

0 Komentar