Keluarga Korban Aksi Perundungan Pelajar dalam Video Viral di Bogor Sepakat Damai, Harap Dapat Pembinaan 

Keluarga Korban Aksi Perundungan Pelajar dalam Video Viral di Bogor Sepakat Damai, Harap Dapat Pembinaan
Keluarga pelajar yang terlibat dalam kasus perundungan sepakat berdamai usai proses pendalaman dan mediasi yang dilakukan Satreskrim Polresta Bogor Kota, Jumat (5/6/2026). Foto: Sekar Andini
0 Komentar

Iis menambahkan ke depan dirinya akan lebih protektif terhadap anaknya agar kejadian serupa tidak terulang. Ia juga memastikan akan memperketat pengawasan, termasuk mengatur aktivitas anaknya sepulang sekolah.

“Iya, pasti. Harus langsung pulang sekolah, tidak boleh nongkrong-nongkrong lagi. Itu saja, demi keselamatan dan kebaikan anak saya juga,” ujarnya.

Sementara itu, Novi (23), perwakilan keluarga dari salah satu pelajar yang terlibat dalam peristiwa tersebut, menyatakan telah tercapai kesepakatan damai antara kedua belah pihak.

Baca Juga:Ahmad Luthfi Antarkan Jawa Tengah Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi dari KemendagriGarut Jadi Kabupaten Terbaik I Pengendalian Inflasi Regional Jawa-Bali

Dalam kesepakatan tersebut, pihak keluarga pelajar yang melakukan perundungan itu juga memberikan kompensasi yang akan digunakan untuk membantu biaya pengobatan korban.

Novi mengatakan, kesepakatan damai itu dicapai setelah melalui musyawarah antara keluarga pelajar yang dirundung, keluarga pelajar yang merundung, serta pihak terkait.

“Dari kemarin itu sudah kami lakukan diskusi dengan keluarga korban dan juga pihak terkait. Akhirnya kami memutuskan damai dari kedua belah pihak dengan tanggung jawab, termasuk kompensasi kepada korban,” ujar Novi.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut dan berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. Selain itu, ia mendorong adanya pembinaan terhadap para pelajar yang terlibat.

“Harapannya juga dari pihak berwenang dan sekolah itu bisa dilakukan pembinaan terhadap pelaku juga, agar tidak ada lagi juga kekerasan maupun di sekolah maupun di luar sekolah seperti itu. Untuk detail kejadian itu sebenerny lagi nongkrong biasa saja sebenarnya,” katanya.

Diketahui, aksi perundungan yang terekam dalam video viral itu ternyata berkaitan dengan penataran atau pengenalan anggota baru yang ingin resmi bergabung dalam basis tersebut. Para pelajar tersebut diketahui tergabung dalam Basis Pakuan.

Sebelumnya, para pelajar tersebut telah diperiksa dan dimintai keterangan di Mapolresta Bogor Kota pada Kamis (4/6/2026).

Baca Juga:Diduga Kambuh Karena Obat Habis, Pria ODGJ Bacok Warga Saat Beli Sayur di BogorNata Singaparna, Bupati Cecep: Jangan Ada Bangunan Ganggu Saluran Air!

Dari hasil pemeriksaan, kasus ini disepakati untuk diselesaikan secara damai antara kedua belah pihak, tanpa dilanjutkan ke jalur hukum.

Berdasarkan pemeriksaan pihak kepolisian, pelajar yang menjadi korban perundungan berinisial R juga mengaku bergabung dengan basis tersebut atas keinginannya sendiri.

0 Komentar