Aksi perundungan yang terlihat dalam video viral itu pun ternyata merupakan bagian dari proses penataran atau pengenalan terhadap R sebelum R resmi menjadi anggota basis tersebut.
“Sampai saat ini, motif aksi tersebut adalah penataran atau pengenalan terkait salah satu geng yang mereka ikuti. Jadi tidak ada konflik antar-sekolah. Yang bersangkutan (R) memang mau bergabung. Artinya, korban memang ingin ikut nongkrong di kelompok tersebut, namun ada penataran dulu sebelum resmi masuk ke kelompok atau basis itu,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Bagus Azi Lesmana Putra, di Mapolresta Bogor Kota, Jumat (5/6/2026).
