Kebakaran Bengkel di Tengah Permukiman Padat Cimahi, Kerugian Tembus Ratusan Juta

Petugas Damkar Kota Cimahi saat Melakukan Pemadaman Api pada Sebuah Bengkel di tengah Kawasan Padat Penduduk
Petugas Damkar Kota Cimahi saat Melakukan Pemadaman Api pada Sebuah Bengkel di tengah Kawasan Padat Penduduk ( Damkar Kota Cimahi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kebakaran hebat melanda sebuah bengkel mobil Automate yang berlokasi di Jalan Melong Green RT 04 RW 23, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Kamis (4/6/2026) sore.

Peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan warga karena lokasi bengkel berada di kawasan permukiman padat penduduk.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi menerima laporan kejadian pada pukul 16.36 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.46 WIB. Dengan waktu respons 10 menit, petugas segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Berdasarkan perkiraan, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga:Rumah Dadan Hindayana di Sentul Ternyata Sudah Disewa Tiga Bulan, Security Sebut Kerap Digunakan untuk RapatRumah Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Digeledah Kejagung, Petugas Bersenjata Laras Panjang Turun ke Sentul

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, menjelaskan bahwa penyebab kebakaran diduga berasal dari percikan api saat proses pengelasan kendaraan yang menyambar selang bahan bakar.

“Penyebab karena kelalaian, dengan nilai kerugian bangunan Rp25.000.000. Nilai kerugian barang/isi Rp75.000.000. Nilai bangunan yang terselamatkan yaitu bengkel las (Rp150.000.000), rumah tinggal (Rp400.000.000), gudang material kayu (Rp200.000.000),” terang Aep saat dikonfirmasi Jabar Ekspres, Jumat (5/6/2026).

Selain bangunan yang berhasil diselamatkan, Aep menyebut nilai barang atau isi yang terselamatkan mencapai Rp150 juta. Dalam kejadian tersebut, sebanyak 10 jiwa juga berhasil diselamatkan.

Menurut Aep, berdasarkan keterangan karyawan yang berada di lokasi saat kejadian, api muncul ketika proses pengelasan tengah dilakukan pada sebuah kendaraan. Percikan api dari aktivitas tersebut kemudian menyambar selang bensin hingga memicu kobaran api yang dengan cepat membesar.

“Karyawan bengkel sudah mencoba memadamkan secara manual tetapi api cepat membesar dan panik. Karyawan bengkel pun meminta bantuan warga sekitar, sehingga warga sekitar melaporkan ke Damkar Kota Cimahi,” ujarnya.

Karena objek yang terbakar berada di lingkungan permukiman padat, petugas bergerak cepat untuk mencegah risiko kebakaran meluas ke bangunan lain yang berdekatan dengan lokasi kejadian.

Dalam proses penanganan, Damkar Kota Cimahi mengerahkan tiga unit pancar dan satu unit rescue. Sebanyak 12 personel diterjunkan untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di area terdampak.

Baca Juga:Usai Kepastian Hukum, Farhan Ajak Semua Pihak Fokus Bangun BandungPemotor Tewas Usai Tabrak Truk Mogok di Gunung Putri Bogor

“Tindakan yang dilakukan, pemadaman dan pendinginan, 3 unit pancar, 1 unit rescue dengan jumlah personel yang terlibat sebanyak 12 anggota,” kata Aep.

0 Komentar