Bupati Herdiat Dorong Kafe di Ciamis Gunakan Kopi Lokal Asli Daerah

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama Wali Kota Banjar Sudarsono memilih minuman kopi dalam peresmian cafe di
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama Wali Kota Banjar Sudarsono memilih minuman kopi dalam peresmian cafe di Ciamis. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mendorong para pelaku usaha kafe dan restoran di wilayahnya agar menggunakan biji kopi asli hasil bumi lokal.

Dorongan itu disampaikan saat dirinya menghadiri acara soft opening 23 Caffe & Resto yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 254, Kelurahan Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, baru-baru ini.

Acara tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta tamu undangan.

Baca Juga:Abu Semen PT Mortar Nasional Indonesia Diduga Kembali Bocor, Warga Kemang Bogor ResahPemkab Tasikmalaya Tancap Gas Benahi Jalan Rusak, 32 Ruas Masuk Prioritas

Beberapa di antaranya adalah perwakilan Pemerintah Kota Banjar, perwakilan Pemerintah Kota Tasikmalaya, Sekretaris Daerah Ciamis, Kapolres Ciamis, tokoh masyarakat, dan para pelaku usaha kuliner setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat Sunarya mengucapkan selamat sekaligus memberikan apresiasi atas dibukanya tempat usaha baru di sektor kuliner tersebut.

Menurutnya, kemunculan kafe dan restoran baru menjadi salah satu indikator bahwa perekonomian dan kreativitas masyarakat di Kabupaten Ciamis terus berkembang.

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya mengucapkan selamat dan sukses atas diresmikannya 23 Caffe & Resto ini,” ujar Herdiat.

Kendati mengaku bangga melihat semakin banyak tempat nongkrong bermunculan di Ciamis, Herdiat menyampaikan pesan khusus.

Ia meminta para pemilik kafe untuk tetap mengedepankan produk lokal, terutama kopi asli Ciamis.

“Sekarang mulai banyak kafe di Ciamis. Tapi yang saya pesankan, jangan lupa kopi yang disajikan harus kopi asal Ciamis,” tegasnya.

Baca Juga:Sokoguru Policy Forum Bahas Strategi Ketahanan dan Transisi Energi NasionalDua Maling Gasak Sepeda Motor di Gunung Putri Bogor, Lepaskan Tembakan Saat Kabur

Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Ciamis merupakan salah satu daerah potensial penghasil kopi di Jawa Barat. Setiap musim panen, produksi kopi di daerah itu mencapai sekitar 840 ton.

Namun, sebagian besar hasil panen masih dijual dalam bentuk bahan mentah dan dikirim ke luar daerah untuk diolah kembali.

Kondisi tersebut, menurut Herdiat, menyebabkan nilai tambah dari produk kopi justru dinikmati oleh daerah lain.

Bahkan, tidak sedikit kopi asli Ciamis yang kemudian kembali lagi ke daerah dengan kemasan dan identitas milik daerah lain.

“Puluhan ton kopi kita dibawa keluar daerah, lalu kembali lagi dengan kemasan daerah lain. Padahal kualitas kopi Ciamis sangat bagus dan mampu bersaing,” ungkapnya.

0 Komentar