JABAR EKSPRES – Jajaran Polresta Bogor Kota bersama personel gabungan dari TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) menyiapkan pengamanan di 23 titik rawan di Kota Bogor, untuk mengantisipasi konvoi hingga potensi kericuhan suporter menjelang laga Persib Bandung melawan Persijap Jepara pada Sabtu sore (23/5/2026).
KBO Satlantas Polresta Bogor Kota, IPTU Lukito mengatakan, pengamanan difokuskan pada 23 titik yang dinilai rawan menjadi lokasi konvoi maupun berkumpulnya suporter.
Titik tersebut diantaranya kawasan Tajur, Baranangsiang, Tugu Kujang, Jalan Roda, Pintu 1 Kebun Raya Bogor, Lawang Seketeng, BTM, Empang, Juanda, Kapten Muslihat, Jembatan Merah, Gunung Batu, Pasir Kuda, Denpom, Air Mancur, Amarilis, Simpang Jambu Dua, Simpang BORR, Talang, Jalan Sholeh Iskandar, Simpang Yasmin, Simpang Bubulak, hingga Pancasan.
Baca Juga:Ngeri! King Kobra Masuk ke Halaman Rumah Warga di Tenjo Bogor, Evakuasi Damkar Berlangsung 1,5 JamJateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
“Kalau dari pengalaman tahun sebelumnya, biasanya titik kumpul utamanya di Jalan Sholeh Iskandar bawah underpass Kecamatan Tanah Sareal sama di Tugu Kujang. Tapi mereka enggak tentu juga, keliling terus. Jadi kami pun berjaga di semua tempat yang dinilai rawan itu,” ujar Lukito saat dikonfirmasi, Sabtu (23/5).
Menurut Lukito, konvoi suporter biasanya dilakukan dengan bergerak dari berbagai arah sebelum akhirnya bertemu dan berkumpul di titik tertentu seperti kawasan Jalan Sholeh Iskandar maupun Tugu Kujang. Setelah itu, massa suporter kembali berkeliling Kota Bogor secara bergerombol.
Pola tersebut, kata dia, juga terjadi pada perayaan musim lalu saat massa suporter Persib memadati kawasan Tugu Kujang sambil menyalakan petasan dan kembang api.
“Biasanya mereka dari barat ketemu sama yang dari timur, terus ngumpul, gabung, keliling lagi. Tahun lalu titik akhirnya di Kujang. Mereka bakar petasan, nyalain kembang api di situ,” katanya.
Selain itu, Lukito menambahkan, petugas gabungan juga akan memberi perhatian khusus di kawasan Jalan Sholeh Iskandar (Solis), Kecamatan Tanah Sareal, yang sebelumnya sempat menjadi lokasi bentrokan antarsuporter.
Menurutnya, kawasan tersebut dinilai cukup rawan karena menjadi titik pertemuan suporter dari arah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.
Ia menjelaskan, bentrokan yang sempat terjadi sebelumnya dipicu aksi saling ejek antarsuporter saat berpapasan di kawasan tersebut hingga berujung aksi kejar-kejaran.
