Indonesia Bidik Pasar Amerika Latin, Ekspor Nonmigas ke Meksiko Terus Diperkuat

Indonesia Bidik Pasar Amerika Latin, Ekspor Nonmigas ke Meksiko Terus Diperkuat
Ilustrasi ekspor non migas Indonesia ke Meksiko. (Dok. Pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Indonesia semakin agresif memperluas pasar ekspor nonmigas di kawasan Amerika Latin, khususnya Meksiko.

Upaya tersebut ditunjukkan melalui partisipasi Indonesia dalam pameran dagang internasional Asociación Nacional de Tiendas de Autoservicio y Departamentales (ANTAD) 2026 yang digelar di Guadalajara, Meksiko.

Melalui Kementerian Perdagangan, Indonesia menghadirkan Paviliun Indonesia yang dikoordinasikan oleh Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Meksiko bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mexico City.

Baca Juga:Fokus Tekan Risiko Kecelakaan KA, Prabowo Gelontorkan Rp4 Triliun untuk Perlintasan dan FlyoverDapur MBG di Tamansari Bogor Kebakaran, Diduga Dipicu Kebocoran Gas Saat Ganti Tabung

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat posisi produk nasional di pasar global sekaligus meningkatkan ekspor nonminyak dan gas bumi (nonmigas).

“Indonesia berkomitmen meningkatkan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi, serta terus berupaya memperkuat dan meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan meksiko sebagi salah satu mitra strategis Indonesia di kawasan Amerika Latin,” kata Duta Besar RI untuk Meksiko Tofery Primanda Soetikno.

Dubes Tofery mengatakan Indonesia dan Meksiko memiliki peluang besar untuk memperkuat perdagangan dan tumbuh bersama.

Menurutnya, kemiripan produk dari kedua negara itu dapat mendorong Indonesia untuk meningkatkan inovasi dan diversifikasi produk di pasar Meksiko gunu memperluas akses pasar nasional serta mempererat hubungan bisnis kedua negara.

Partisipasi pelaku usaha Indonesia dalam ANTAD 2026 juga mendapat apresiasi dari Direktur ITPC Meksiko, Leonardo Silaban. Ia berharap keikutsertaan perusahaan Indonesia pada pameran berikutnya semakin meningkat, baik dari sisi jumlah peserta maupun ragam produk yang dipamerkan.

Menurut Leonardo, peningkatan partisipasi tersebut penting untuk memperkuat penetrasi produk Indonesia di pasar Meksiko yang memiliki potensi besar, khususnya di sektor makanan dan minuman.

Dalam ajang tersebut, sejumlah kerja sama bisnis juga berhasil tercapai. PT Mayora Indah Tbk bersama perusahaan JS-JJJ menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait distribusi produk Indonesia di Meksiko.

Baca Juga:Bahlil Pastikan Ekspor Gas Aman di 2026, Industri Tak Perlu KhawatirESDM Siapkan Aturan Baru untuk Migas Nonkonvensional, Pertamina Jadi Ujung Tombak

Selain itu, perusahaan Dulces de las Delicias turut menandatangani letter of intent (LoI) sebagai langkah awal penjajakan impor serta distribusi produk makanan dan minuman asal Indonesia.

Tidak hanya pameran dagang, Forum Bisnis Indonesia-Meksiko juga digelar untuk mempertemukan pelaku usaha kedua negara.

0 Komentar