“Kami berharap ada titik temu antara pemasok dan pedagang sehingga distribusi kembali lancar dan masyarakat tetap bisa mendapatkan daging sapi dengan harga yang wajar,” katanya.
Farhan menilai stabilitas harga pangan menjadi hal penting, terutama menjelang periode meningkatnya kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi dan ketersediaan stok daging sapi di Kota Bandung.
Sebelumnya, para pedagang daging sapi di Pasar Kosambi Bandung memilih menghentikan aktivitas jual beli sebagai bentuk protes terhadap harga daging sapi yang dinilai tidak stabil dan terus mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.
