JABAR EKSPRES – Dalam upaya nyata memperkuat ketahanan pangan nasional dan mengakselerasi target pemulihan ekonomi daerah, kolaborasi anatara Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0612 dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya sukses menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026, berpusat di Kampung Cempaka, Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu (16/5/2026).
Panen raya dipimpin langsung oleh Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama.
Kegiatan panen raya tersebut sekaligus sebagai bentuk komitmen aparat penegak hukum dan komando teritorial dalam mengawal program strategis pemerintah pusat, yakni mewujudkan Swasembada Jagung Nasional pada tahun 2026.
Baca Juga:51 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor, Polisi Berlakukan Normal Dua ArahKopi Bunar Mulai Dilirik Pasar Global, Pemkab Tasikmalaya Akan Bantu Pengembangan
Lahan pertanian seluas 5 hektare (HA) yang tersebar di wilayah hukum Polres Tasikmalaya terbukti sangat produktif dengan menghasilkan total tonase yang luar biasa, yakni mencapai 171 Ton 265 Kilogram.
Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bahwa Kabupaten Tasikmalaya siap memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung pangan penyangga di Jawa Barat.
Wahyu, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama stabilitas kamtibmas.
Jika kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi dengan baik, maka kesejahteraan akan meningkat dan potensi kerawanan sosial dapat ditekan.
“Panen raya komoditas jagung pada kuartal kedua ini bukan sekadar rutinitas pertanian, melainkan manifestasi kolaborasi lintas sektoral yang kuat,” jelasnya.
Pihaknya mengintegrasikan fungsi pembinaan wilayah melalui para personil di lapangan untuk mendampingi kelompok tani secara intensif. Sehingga hasil capaian 171 ton lebih ini adalah bukti nyata dari kerja keras bersama.
Langkah Polres Tasikmalaya dalam merangkul dan membina kelompok tani lokal merupakan role model yang ideal bagi akselerasi sektor agrobisnis daerah.
Baca Juga:Di Hari Bumi, Taj Yasin Minta Percepatan Transisi Energi Baru Terbarukan Pertamina Goes to Campus 2026 Jadi Wadah Mahasiswa Cetak Inovator dan Pemimpin Energi Masa Depan
Hal ini mendapat dukungan Pemkab Tasikmalaya yang berkomitmen untuk terus menyokong bantuan infrastruktur tani pasca-panen raya ini agar produktivitas terus terjaga.
Guna memastikan keterlibatan masyarakat yang luas, lahan pertanian jagung seluas 5 HA tersebut dikembangkan secara terintegrasi dan tersebar di 3 (tiga) wilayah hukum polsek jajaran, dengan rincian di wilayah hukum Polsek Sukaraja seluas 2 Hektare, kemudian di wilayah hukum Polsek Sodonghilir seluas 2 Hektare dan wilayah hukum Polsek Cikatomas seluas 1 Hektare.
