Seleksi Banteng Jabar Dimulai, 214 Pemain Berebut Tempat di Soekarno Cup 2026

Soekarno Cup
DPD PDI Perjuangan Jabar resmi memulai seleksi pemain berbakat untuk memperkuat tim Jabar di ajang Soekarno Cup 2026. 
0 Komentar

KABUPATEN BANDUNG – DPD PDI Perjuangan Jawa Barat resmi memulai seleksi pemain berbakat untuk memperkuat tim Jawa Barat di ajang Soekarno Cup 2026. Proses seleksi digelar di dua lokasi: Stadion Jalak Harupat untuk wilayah Bandung Raya dan Stadion Patriot Bekasi untuk Bekasi Raya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen partai dalam pembinaan atlet muda secara berkelanjutan.

“Soekarno Cup adalah liga kampung U-17. Ini sudah tahun ketiga dilaksanakan PDI Perjuangan secara nasional,” kata Ono usai membuka Seleksi Banteng Jabar Soekarno Cup di Stadion Jalak Harupat, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga:Hadiri Rakernas SOKSI, KDM Soroti Kemiskinan Karyawan Perkebunan JabarDi Rakernas, Golkar Perkuat SOKSI Misbakhun Jadi Kawah Candradimuka Kader 

Mengacu pada rekam jejak sejarah Bung Karno, PDI Perjuangan memandang olahraga sebagai instrumen vital untuk pembentukan karakter bangsa (nation and character building).

Sebagaimana Bung Karno menyatukan bangsa-bangsa dunia melalui Asian Games 1962 dan GANEFO, seleksi Soekarno Cup ini bertujuan menanamkan nilai sportivitas dalam kompetisi, kepemimpinan di dalam dan luar lapangan serta Gotong royong sebagai fondasi tim.

“Mengapa sepakbola, karena sepakbola adalah olahraga rakyat memiliki akar sejarah yang kuat dan minat publik yang sangat luas. Kompetisi ini juga dilaksanakan dengan mengadopsi nilai-nilai Bung Karno,” imbuhnya.

Kompetisi Soekarno Cup pertama kali digelar di Jakarta pada 2024 dengan Bali sebagai juara. Karena menjadi pemenang, Bali menjadi tuan rumah pada 2025 dan kompetisi dimenangkan Jawa Timur.

Tahun ini, Jawa Timur ditunjuk sebagai tuan rumah dan direncanakan digelar Agustus 2026 dengan peserta 16 provinsi. Untuk seleksi Jawa Barat, Ono menjelaskan tim akan terdiri dari 20 pemain U-17 dan 5 pemain senior.

Seluruh pemain wajib berstatus amatir dan tidak terdaftar sebagai pemain profesional. “Intinya semuanya pemain amatir. Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tapi membangun kesadaran bahwa generasi muda perlu dibina. Untuk persatuan, sportivitas, gotong royong, sekaligus pembinaan karakter,” ujarnya.

Ia menambahkan, seleksi hari pertama di Jalak Harupat diikuti 90 dari 100 pendaftar. Besok, seleksi wilayah Bekasi Raya dan Bogor Raya ditargetkan diikuti 100 peserta. Total pendaftar mencapai 214 orang.

Baca Juga:SMAN 1 Nagreg Targetkan 40 Persen Lulusan Melanjutkan Kuliah110 Siswa SMP Salman Al Farisi Bandung ‘Turun ke Desa’ Jalani Program Pengabdian 7 Hari

“Nanti tahun depan Jawa Barat akan melaksanakan kompetisi tingkat provinsi dengan peserta 21 kabupaten/kota. DPC nanti bertanggung jawab,” kata Ono.

0 Komentar