JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya menegaskan kesiapannya merealisasikan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai langkah besar meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) tanah kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sebagai syarat dimulainya pembangunan sekolah unggulan tersebut.
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan, pembangunan SNT bukan sekadar menghadirkan gedung sekolah baru, tetapi menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Ini merupakan momentum penting bagi Kabupaten Tasikmalaya. Kami telah menunjukkan kesiapan daerah dengan menyediakan lahan seluas 30 hektare dan menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi. Harapannya, keberadaan Sekolah Nasional Terintegrasi akan menjadi pengungkit kemajuan pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya,” kata Cecep, Senin (3/8/2026)
Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Harap Sinergi dengan Kapolres Baru Kian KuatSiap Lanjutkan 9 Program Prioritas Kapolda Jabar, Kapolres Tasikmalaya Pastikan Keberlanjutan Program
Kabupaten Tasikmalaya menjadi satu-satunya daerah di Jawa Barat yang berhasil masuk dalam 16 pemerintah daerah yang telah menandatangani NPHD dan BAST bersama Kemendikdasmen. Secara nasional, hanya 37 kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai penerima program pembangunan SNT.
Menurut Cecep, sekolah tersebut akan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi siswa berprestasi dari seluruh kecamatan tanpa memandang latar belakang ekonomi keluarga. Seluruh kebutuhan pendidikan, mulai dari biaya sekolah, seragam, buku, laptop, makan siang bergizi hingga transportasi bus sekolah akan ditanggung pemerintah.
“Semua diberikan secara gratis agar anak-anak yang memiliki potensi tidak terhambat karena keterbatasan ekonomi. Kami ingin setiap anak berprestasi di Tasikmalaya memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan terbaik,” ujarnya.
SNT akan dibangun di atas lahan seluas 30 hektare dengan fasilitas lengkap, seperti ruang kelas modern, laboratorium, creative studio, stadion sepak bola, gedung olahraga, kolam renang, hingga lapangan basket. Sekolah ini akan menyelenggarakan pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan terpadu.
Pembangunan fisik dijadwalkan dimulai pada Oktober 2026 dan ditargetkan mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran 2027/2028.
Cecep optimistis kehadiran SNT akan menjadi katalis peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya sekaligus memperkuat daya saing daerah di masa depan.
