Komplotan Begal Solokan Jeruk Random Cari Korban Tengah Malam, Sasar Direksi WNA di Kawasan Industri

Satreskrim Polresta Bandung saat menunjukan barang bukti aksi pencurian dengan kekerasan terhadap seorang warg
Satreskrim Polresta Bandung saat menunjukan barang bukti aksi pencurian dengan kekerasan terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal China di kawasan industri Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Satreskrim Polresta Bandung mengungkap fakta mengejutkan di balik aksi pencurian dengan kekerasan terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal China di kawasan industri Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.

Korban yang diketahui merupakan salah satu direksi PT Tertawa Panas Panas ternyata disasar secara acak oleh komplotan pelaku yang berkeliling mencari target pada tengah malam.

Kasatreskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 9 Mei 2026 sekitar pukul 01.30 WIB saat korban berinisial Mr. C keluar ke jalan di kawasan industri untuk beristirahat sejenak.

Baca Juga:Polresta Bandung Ringkus Lima Pelaku Begal Sadis terhadap WNA China di Solokan JerukKasus Hukum Pengusaha LPG Asal Bandung Rio Delgado Hassan Selesai Lewat Jalur Perdamaian

“Korban saat itu sedang berada di jalan kawasan industri untuk beristirahat. Tiba-tiba ada lima orang pelaku menggunakan dua sepeda motor melintas, kemudian berputar balik dan langsung menghampiri korban,” kata Olot di Mapolresta Bandung, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, para pelaku langsung berupaya merampas handphone yang sedang dipegang korban. Namun karena korban melakukan perlawanan, pelaku nekat menyerang menggunakan senjata tajam jenis golok.

“Pelaku berusaha mengambil handphone korban. Karena korban mempertahankan barang tersebut, pelaku kemudian melukai korban menggunakan golok secara berulang,” ujarnya.

Akibat serangan brutal itu, korban mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuh sebelum akhirnya berhasil menyelamatkan diri dengan berlari masuk ke area pabrik untuk mencari perlindungan. Sementara para pelaku melarikan diri ke arah jalan utama Solokan Jeruk.

Olot menjelaskan, hasil penyelidikan intensif yang dilakukan Satreskrim Polresta Bandung bersama Unit Reskrim Polsek Solokan Jeruk membuahkan hasil pada 11 Mei 2026, ketika lima pelaku berhasil diringkus di salah satu rumah saat sedang berkumpul.

“Kelima pelaku kami tangkap bersamaan berikut barang bukti berupa golok dan kendaraan bermotor yang digunakan saat beraksi,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, polisi juga menemukan fakta bahwa seluruh pelaku positif mengonsumsi sabu-sabu. Motif mereka, kata Olot, murni untuk melakukan pencurian demi mendapatkan barang rampasan yang nantinya dijual guna membeli minuman keras dan narkoba.

Baca Juga:Bongkar Dugaan Asusila Guru BK SMAN 4 Cibinong Terbongkar, Ayah Korban Ungkap KronologisnyaBobotoh Terduga Korban Penganiayaan Jalani Pemeriksaan, Polisi Diminta Segera Amankan Pelaku! 

“Mereka sejak awal memang berniat mencari korban secara random untuk menguasai barang berharga, kemudian hasilnya digunakan untuk kebutuhan pribadi, termasuk membeli miras dan narkoba,” ungkapnya.

0 Komentar