Polresta Bandung Ringkus Lima Pelaku Begal Sadis terhadap WNA China di Solokan Jeruk

Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung bersama Polsek Solokan Jeruk berhasil mengungkap kasus pencurian deng
Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung bersama Polsek Solokan Jeruk berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa warga negara asing (WNA) asal China di kawasan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi brutal tersebut berhasil diamankan polisi. Foto dok humas polresta bandung
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung bersama Polsek Solokan Jeruk berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa warga negara asing (WNA) asal China di kawasan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi brutal tersebut berhasil diamankan polisi.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil gerak cepat aparat setelah menerima laporan terkait peristiwa pembegalan yang terjadi pada Jumat (9/5) di depan PT Tertawa Panas Panas, kawasan PT Kahatex, Jalan Raya Majalaya-Rancaekek, Desa Solokan Jeruk, Kecamatan Solokan Jeruk.

“Setelah menerima laporan, anggota Satreskrim Polresta Bandung bersama Polsek Solokan Jeruk langsung melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, pencarian CCTV di sekitar lokasi, hingga akhirnya berhasil mengamankan lima orang yang diduga sebagai pelaku,” ujar Aldi dalam keterangan resminya, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga:Kasus Hukum Pengusaha LPG Asal Bandung Rio Delgado Hassan Selesai Lewat Jalur PerdamaianBongkar Dugaan Asusila Guru BK SMAN 4 Cibinong Terbongkar, Ayah Korban Ungkap Kronologisnya

Korban dalam kejadian tersebut diketahui bernama Mr. Chen Bin (34), Komisaris PT Tertawa Panas Panas, warga negara asal China. Akibat aksi para pelaku, korban mengalami luka bacok di kedua tangan, pundak, serta luka sobek di bagian pipi dan harus mendapatkan penanganan medis.

Aldi menjelaskan, polisi bergerak cepat dengan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan sekaligus melakukan visum sebagai bagian dari proses penyidikan. Selain itu, petugas juga langsung mengamankan sejumlah terduga pelaku beserta barang bukti.

“Korban mengalami luka serius akibat senjata tajam. Kami langsung fokus pada penanganan korban sekaligus pengejaran terhadap para pelaku,” katanya.

Kelima tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial DD (27), AK alias EB (32), UAD alias AM (26), RF (27), dan PHU (27).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, dua pelaku utama berperan sebagai eksekutor pembacokan terhadap korban menggunakan golok, sementara pelaku lainnya membantu membawa kendaraan dan mendukung aksi kejahatan tersebut.

Menurut Aldi, para tersangka memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksi pencurian dengan kekerasan tersebut, mulai dari pembacokan, pengendara motor, hingga keterlibatan di lokasi kejadian.

“Dua pelaku melakukan pembacokan ke arah wajah dan pundak korban, sedangkan lainnya berperan dalam mobilitas dan mendukung pelaksanaan aksi,” jelasnya.

0 Komentar