Kodam III/Siliwangi Tekankan Peran Strategis Pengusaha Muda

Kodam Siliwangi
Inspektur Kodam III/Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Nurul Yakin, mewakili Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, saat menjadi pemateri utama pada Pendidikan dan Pelatihan Daerah (DIKLATDA) HIPMI Jabar, di Aula Daan Mogot, Pusdikif Bandung, Sabtu (9/5/2026).
0 Komentar

BANDUNG – Inspektur Kodam III/Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Nurul Yakin, S.E., M.M., M.A., M.Han., mewakili Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., menjadi pemateri utama pada Pendidikan dan Pelatihan Daerah (DIKLATDA) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat, di Aula Daan Mogot, Pusdikif Bandung, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan peserta DIKLATDA HIPMI se-Jawa Barat itu juga dihadiri Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat Radityo Egi Pratama, Wakil Sekretaris Umum Agung Rahmat, Sekretaris Umum Akhmad Zulfikar Priyatna, Ketua OKK, Ketua Bidang Perbankan dan Keuangan Agung Yekti Kurniawan, serta jajaran pengurus HIPMI lainnya.

Acara berlangsung khidmat sekaligus dinamis. Diawali pembukaan, doa bersama, penyanyian Lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars HIPMI, sambutan Ketua Pelaksana serta BPP HIPMI, penyerahan cinderamata, hingga penyampaian materi dari narasumber strategis.

Baca Juga:Pangdam Siliwangi Apresiasi Satgas Yonif 301 Sukses Amankan FreeportBPJS Ketenagakerjaan Jabar Ajak Pekerja Mandiri Optimalkan Program Diskon Iuran Jaminan Sosial

Brigjen TNI Nurul Yakin menyampaikan materi dari Pangdam III/Siliwangi berjudul “Transformasi Peran Pengusaha dalam Sistem Pertahanan Semesta (dari Komponen Pendukung Menuju Kekuatan Strategis Nasional)”. Ia menegaskan, pengusaha muda tidak lagi boleh sekadar menjadi pelaku ekonomi biasa.

“Pengusaha muda Indonesia, khususnya di Jawa Barat, harus tampil sebagai kekuatan strategis nasional yang adaptif, inovatif, dan penuh nasionalisme. Mereka perlu mampu berkolaborasi menjaga stabilitas bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks,” tegas Nurul Yakin.

Ia menjelaskan, konsep pertahanan negara kini tidak lagi bertumpu semata pada kekuatan militer. Diperlukan pula kekuatan ekonomi yang tangguh dan mandiri. Ekonomi kuat akan memperkuat pertahanan, sebaliknya stabilitas keamanan akan menciptakan iklim kondusif bagi dunia usaha. “Sinergi antara TNI dan para pengusaha muda menjadi keniscayaan,” katanya.

Nurul Yakin juga mengingatkan generasi muda untuk tetap menjaga karakter kebangsaan di era globalisasi dan disrupsi teknologi yang sangat cepat. “Teknologi dan globalisasi jangan sampai membuat kita kehilangan jati diri sebagai bangsa. Disiplin, integritas, etika, dan wawasan kebangsaan harus terus diperkuat,” tegasnya.

DIKLATDA HIPMI Jawa Barat kali ini difokuskan untuk memperkuat kompetensi, jiwa kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan para pengusaha muda agar lebih visioner, berdaya saing, serta tangguh menghadapi tantangan global. Nilai-nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan bela negara menjadi salah satu penekanan utama.

0 Komentar