Wali Kota Banjar Apresiasi RAPI, Garda Terdepan Komunikasi Kebencanaan

Wali Kota Banjar Apresiasi RAPI, Garda Terdepan Komunikasi Kebencanaan
Wali Kota Banjar H Sudarsono memberikan sambutan dalam Musyawarah Wilayah ke-7 Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 27 Kota Banjar Aula Singa Perbangsa, Kantor DPRD Kota Banjar, belum lama ini. (Istimewa/Humas Pemkot Banjar)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Musyawarah Wilayah ke-7 Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 27 Kota Banjar resmi digelar di Aula Singa Perbangsa, Kantor DPRD Kota Banjar, belum lama ini. Acara ini berlangsung sukses dan dihadiri oleh Wali Kota Banjar Sudarsono, Wakil Wali Kota Banjar Supriana, Ketua Sementara DPRD Kota Banjar, Sekretaris Daerah Kota Banjar, serta seluruh pengurus dan anggota RAPI se-Kota Banjar.

Kegiatan ini mengusung tema ‘Dengan Musyawarah Kita Satukan Persepsi Insan Komunikasi yang Adaptif, Kolaboratif, Inovatif, Mandiri, Bersinergi, Mengabdi untuk Negeri’. Musyawarah ini menjadi ajang penting untuk mengevaluasi program kerja periode sebelumnya dan menyusun arah kebijakan organisasi ke depan.

Wali Kota Banjar Sudarsono dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh insan RAPI yang dinilainya telah bekerja keras dalam membantu pemerintah daerah.

Baca Juga:Diduga Korsleting Listrik, Pom Mini dan Toko Beras di Ciampea Ludes TerbakarSebulan Buron, Tersangka Tawuran Tewaskan Pelajar di Dramaga Bogor Dibekuk Polisi

Menurutnya, kontribusi RAPI tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama dalam hal penyebaran informasi publik yang cepat dan akurat.

“Saya mengapresiasi RAPI Kota Banjar yang selama ini telah berkontribusi nyata terhadap komunikasi publik, penyebaran informasi yang cepat dan akurat, serta mendukung pembangunan daerah. Di era digital saat ini, peran insan komunikasi yang adaptif dan bersinergi sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas serta menyampaikan program pemerintah kepada masyarakat,” ujar Sudarsono.

Pernyataan Wali Kota tersebut mendapat sambutan meriah dari peserta. Para anggota RAPI yang hadir merasa bangga karena kerja keras mereka selama ini mendapat pengakuan dari pemimpin daerah.

RAPI selama ini memang dikenal sebagai organisasi yang sering turun langsung ke lapangan saat terjadi bencana, seperti banjir, tanah longsor, atau gempa bumi. Mereka membantu menyediakan jalur komunikasi alternatif ketika jaringan telepon seluler dan internet mati.

Muswil ke-7 ini tidak hanya diisi dengan sambutan dan evaluasi, tetapi juga diskusi panel mengenai tantangan komunikasi di era digital. Para peserta membahas bagaimana RAPI bisa tetap relevan dan bermanfaat di tengah maraknya media sosial dan aplikasi pesan instan.

Kesimpulannya, RAPI memiliki keunggulan pada aspek kemandirian dan profesionalisme karena beroperasi dengan perangkat dan frekuensi khusus yang tidak bergantung pada jaringan komersial.

0 Komentar