Pangdam Siliwangi Apresiasi Satgas Yonif 301 Sukses Amankan Freeport

Pangdam Siliwangi
Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat memimpin Upacara Penyambutan Satgas Yonif 301/Prabu Kian Santang di Bandung, Sabtu (9/5/2026).
0 Komentar

BANDUNG – Panglima Kodam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit Satgas Operasi Pengamanan Objek Vital Nasional PT Freeport Indonesia dari Yonif 301/Prabu Kian Santang. Satgas ini berhasil menyelesaikan tugas operasi di Papua Tahun Anggaran 2025 dengan aman dan sukses.

Pernyataan itu disampaikan Kosasih saat memimpin Upacara Penyambutan Satgas Yonif 301/Prabu Kian Santang di Bandung, Sabtu (9/5/2026). Upacara dihadiri Kasdam III/Siliwangi, Irdam III/Siliwangi, Kapoksahli Pangdam, Danrindam, para Asisten Kasdam, Perwira Liaison TNI AL dan TNI AU, serta para Dansat dan Kabalak Kodam III/Siliwangi beserta jajaran prajurit Yonif 301/PKS.

Dalam amanatnya, Pangdam menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan seluruh personel Satgas dalam menjalankan tugas negara menjaga objek vital nasional di kawasan strategis Papua. “Selaku Pangdam III/Siliwangi, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 301/Prabu Kian Santang. Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pelaksanaan tugas yang telah dilakukan dengan baik, aman, dan berhasil,” ujar Mayjen TNI Kosasih.

Baca Juga:BPJS Ketenagakerjaan Jabar Ajak Pekerja Mandiri Optimalkan Program Diskon Iuran Jaminan SosialBINUS @Bandung Cetak Lulusan Siap Kerja 

Menurut Kosasih, keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi satuan, Kodam III/Siliwangi, sekaligus masyarakat Jawa Barat. Seluruh prajurit Satgas telah menunjukkan dedikasi, disiplin, profesionalisme, dan tanggung jawab tinggi selama operasi.

Selain mengamankan Objek Vital Nasional PT Freeport Indonesia, Satgas Yonif 301/Prabu Kian Santang juga terlibat dalam beberapa operasi penting di Papua, antara lain Operasi Pegasus 2.3 di Kampung Baru, Distrik Jila, mendukung evakuasi 18 pekerja PT Freeport Indonesia di Tower 270, serta Operasi Rajawali IV Mambri di Utikini.

Pangdam menilai keberhasilan itu mencerminkan kemampuan dan kesiapan prajurit Siliwangi menghadapi berbagai tantangan di daerah rawan. “Dalam pelaksanaan tugas, kalian telah menjaga stabilitas keamanan dengan pendekatan humanis, sekaligus menjunjung tinggi profesionalisme dan netralitas TNI. Itulah jati diri prajurit Siliwangi yang tegas dan berani,” tegasnya.

Kosasih meminta seluruh personel menjadikan pengalaman operasi sebagai bekal berharga untuk meningkatkan kualitas diri dan satuan dalam penugasan mendatang. Keberhasilan ini, katanya, menjadi bagian penting dari catatan sejarah pengabdian Yonif 301/Prabu Kian Santang bagi kepentingan nasional dan stabilitas keamanan wilayah strategis Indonesia.

0 Komentar