JABAR EKSPRES – Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Adwil) Kementerian Dalam Negeri, Safrizal Z.A., meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di seluruh Indonesia untuk terlibat aktif dalam Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dengan pendekatan yang humanis dan persuasif kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, Gerakan Nasional Indonesia ASRI merupakan gerakan sosial nasional yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun budaya sadar lingkungan dan kebersihan masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam Gerakan ASRI, terdapat berbagai kegiatan yang mencakup aksi bersih-bersih lingkungan atau kurvey secara rutin setiap minggunya, pembersihan sungai dan danau, hingga penataan kawasan yang dinilai mengganggu estetika lingkungan.
Baca Juga:UPI Kukuhkan 14 Guru Besar, Prof Eka Cahya Prima Pecahkan Rekor Jadi Profesor Termuda di Usia 35 TahunKemenkop Perkuat Transformasi Pertambangan Berbasis Koperasi di NTB
Safrizal menyebut, untuk mewujudkan budaya bersih dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan, peran Satpol PP pun ternilai penting, namun tidak hanya sebatas menegakkan peraturan daerah dan melakukan penindakan, tetapi juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
“Satpol PP yang memiliki kewenangan penegakan perda kami minta terlibat aktif. Bukan saja menegakkan perda atau menindak, tapi juga secara humanis, persuasif, mengajak keterlibatan semua pihak untuk ikut serta dalam penerapan Gerakan ASRI menjaga lingkungan,” kata Safrizal saat kegiatan bersih-bersih dala Gerakan ASRI di Danau Situ Gede Cifor, Kota Bogor, Jumat (8/5/2026).
Selain itu, Safrizal menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan budaya bersih dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Karena itu, pendekatan persuasif dinilai penting agar kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dapat tumbuh bukan semata karena takut terhadap sanksi atau penindakan.
“Ini kan gerakan dari kita, oleh kita, yang manfaatnya itu untuk kita sendiri masyarakat, jadi kesadaran masyarakat menjaga lingkungan juga sangat penting,” ujarnya.
Adapun Gerakan Indonesia ASRI dilanksanakan di Kota Bogor pada Jumat (8/5/2026) hari ini melalui kegiatan bersih-bersih kawasan atau kurvey di Danau Situ Gede Cifor, Bogor Barat.
Danau Situ Gede dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merepresentasikan keterpaduan unsur alam dan aktivitas masyarakat, mulai dari danau, sungai, hutan, hingga permukiman.
Baca Juga:Tangis Haru Valentina dan Kisah Kebermanfaatan Program Sekolah Kemitraan Pemprov JatengHRTA Tancap Gas di Awal 2026, Pendapatan Melonjak Hampir 200 Persen
“Ini simbol bahwa kita semua hidup berdampingan dengan alam. Ada sungai, ada danau, ada hutan, dan ada permukiman. Karena itu maknanya kita harus senantiasa menjaga lingkungan karena kita hidup berdampingan. Kalau kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kita,” katanya.
