JABAR EKSPRES – Suasana haru menyelimuti kegiatan Tasmi Akbar Al-Qur’an Juz 30 yang diselenggarakan oleh HSG PAUD/TK Rumah Tahfidz Ar Rahman.
Sebanyak 38 anak usia dini tampil memperdengarkan hafalan Al-Qur’an juz 30 di hadapan orang tua, penguji, dan para undangan. Tidak hanya orang tua, beberapa kakek dan nenek juga turut hadir menyaksikan langsung kemampuan hafalan cucu-cucu mereka.
Acara dimulai pada pagi hari dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan sambutan dari ketua yayasan.
Baca Juga:SK Tak Kunjung Turun, 17 Guru Honorer Banjar Gagal Cairkan Tunjangan Sertifikasi160 Siswa RA Hafal Surat An-Naba, Kepala Kemenag Banjar: Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini
Dengan penuh keberanian, satu per satu peserta maju melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Meski masih belia, penampilan mereka menunjukkan hasil proses pembelajaran yang dilakukan secara konsisten di sekolah maupun di rumah.
Ketua Yayasan Rumah Tahfidz Ar Rahman, Ustaz Zaenal Arifin, S.Sos.I, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan Al-Qur’an.
“Pendidikan Al-Qur’an tidak bisa hanya diserahkan kepada lembaga. Peran orang tua sangat penting dalam mendampingi anak-anak di rumah. Dengan sinergi antara sekolah dan keluarga, InsyaAllah akan lahir generasi Qur’ani yang kuat,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Sementara itu, Kepala HSG PAUD/TK Rumah Tahfidz Ar Rahman, Ustadzah Ulfa Hayati, S.Pd.I, menyampaikan bahwa tasmi’ bukan sekadar ajang unjuk hafalan, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter anak sejak dini.
“Melalui tasmi’ ini, kami ingin menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak dini. Mereka tidak hanya menghafal, tetapi juga belajar percaya diri, berani tampil, dan menjaga adab terhadap Al-Qur’an,” tuturnya.
Kegiatan yang mengusung tema ‘Meraih Kemuliaan dengan Cinta Al-Qur’an’ ini juga menjadi ajang evaluasi capaian hafalan sekaligus syiar pendidikan Islam di tengah masyarakat.
Memasuki acara inti, satu per satu anak tampil ke depan para penguji. Dengan percaya diri, mereka melantunkan ayat suci secara tartil dan lancar. Suasana terasa khidmat dan haru, terutama ketika para orang tua menyaksikan langsung buah dari proses belajar anak-anak mereka.
