PDGI Jabar dan FKG Unjani Gelar Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut di Pasir Langu Bandung Barat

Unjani
PDGI Jawa Barat berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jenderal Achmad Yani (FKG Unjani) menggelar bakti sosial kesehatan gigi dan mulut.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Jawa Barat berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jenderal Achmad Yani (FKG Unjani) menggelar aksi kemanusiaan berupa bakti sosial kesehatan gigi dan mulut.

Kegiatan ini dipusatkan di Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (30/4/2026).

Aksi ini merupakan respon cepat dari kalangan profesi dokter gigi dan akademisi untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang sempat melanda wilayah tersebut.

Baca Juga:BPJS Ketenagakerjaan Gerak Cepat Berikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di BekasiPerangi Kemiskinan Sektor Pangan. Menko Pangan Gandeng LDII

Sasar Ratusan Siswa dan Masyarakat Terdampak

Program pengabdian masyarakat ini menyasar sedikitnya 500 siswa dari jenjang RA, SD, MI, hingga MTS, serta 140 orang tua siswa dan warga sekitar.

Fokus utama kegiatan adalah memberikan pelayanan promotif, preventif, dan kuratif guna meningkatkan derajat kesehatan gigi masyarakat pascabencana.

Ketua PDGI Pengurus Wilayah Jawa Barat, drg. Rahmat Juliadi, M.H.Kes., CMC, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian profesi terhadap ketahanan kesehatan masyarakat.

“Kolaborasi besar ini melibatkan 81 dokter gigi operator dari berbagai cabang PDGI se-Jawa Barat, 13 dosen FKG Unjani, serta 30 mahasiswa program profesi. Kami ingin memberikan pelayanan yang optimal dan menyeluruh,” ujarnya.

Layanan Kesehatan Komprehensif

Tidak hanya sekadar pemeriksaan, masyarakat mendapatkan tindakan medis selektif yang meliputi:

  • Sikat gigi bersama siswa sekolah dasar.
  • Topikal Aplikasi Fluorida (TAF) untuk perlindungan gigi anak.
  • Penambalan gigi dan pembersihan karang gigi (scaling).
  • Pencabutan gigi sesuai indikasi medis.
  • Penyerahan bantuan sosial bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana.

Guna memberikan pemahaman jangka panjang, kegiatan ini juga menghadirkan sesi penyuluhan edukatif oleh tujuh pakar kesehatan gigi, di antaranya:

1. Dr. Henri Hartman, drg., Sp.KGA: Pentingnya sikat gigi 2x sehari pada anak.

Baca Juga:Kawal Aspirasi Buruh ke Monas, Polres Cimahi Usung Misi 'Zero Konflik dan Zero Insiden'Ubah Keringat Jadi Emas, Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

2. drg. Zwista Yulia Dewi, M.DSc: Penggunaan pasta gigi mengandung fluorida yang aman.

3. Dr. Saskia L. Nasroen, drg., M.Kes: Edukasi pencegahan bibir sumbing melalui nutrisi asam folat bagi ibu hamil.

4. drg. Rhabiah El Fitriyah, Sp.KGA: Teknik menyikat gigi melingkar yang benar.

5. Dr. Widya Irsyad, drg., Sp.Ort: Peran sayuran dan kacang-kacangan bagi kesehatan rongga mulut.

0 Komentar