BPBD Cimahi Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Saat Musim Kemarau, Dua Titik Jadi Sorotan

Kemarau Panjang, Kasus Kebakaran Hingga Penyusutan Sumber Mata Air Terjadi di Lembang, KBB pada Minggu, 1 Oktober 2023. (Dok. Istimewa)
Kemarau Panjang, Kasus Kebakaran Hingga Penyusutan Sumber Mata Air Terjadi di Lembang, KBB pada Minggu, 1 Oktober 2023. (Dok. Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi mulai meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi kebakaran yang cenderung meningkat selama musim kemarau. Langkah ini dilakukan melalui pemetaan sejumlah wilayah rawan, mulai dari kawasan hutan, lahan kering, hingga permukiman padat penduduk.

Wilayah selatan seperti Cireundeu serta kawasan utara di Cipageran dan sekitarnya menjadi fokus utama pemantauan. Berdasarkan catatan sebelumnya, kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut didominasi oleh kasus yang melibatkan alang-alang dan lahan kering.

“Kalau kategorinya itu sedang, melihat kemarau tahun sebelumnya kejadian kebakaran alang-alang kebanyakan.” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan, saat dikonfirmasi, Selasa (28/4/26).

Baca Juga:Kemenkop dan Kemenimipas Teken MoU Guna Pemberdayaan Ekonomi Warga Binaan Lapas Lewat KoperasiSimulasi Pernikahan hingga Festival Kolaboratif, The Papandayan Wedding Experience 2026 Tampil Beda

Selain kawasan terbuka, BPBD juga menaruh perhatian pada potensi kebakaran di lingkungan permukiman padat. Kondisi tersebut dinilai memiliki tingkat kerentanan tinggi, sehingga membutuhkan kesiapsiagaan yang lebih intensif dari berbagai pihak terkait.

Untuk memperkuat respons penanganan, BPBD terus meningkatkan koordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi.

“Upaya ini dilakukan guna memastikan kecepatan penanganan ketika insiden terjadi,” bebernya.

Di sisi lain, BPBD juga menjalin komunikasi dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca selama periode kemarau.

Langkah-langkah antisipatif ini diharapkan dapat menekan risiko kebakaran sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat. BPBD menegaskan kesiapan akan terus disesuaikan dengan dinamika kondisi cuaca di lapangan.

“Kalau berdasarkan informasi terakhir yang kami terima, musim kemaraunya akan lebih pendek dan lebih cepat selesainya.” katanya menutup. (Mong)

0 Komentar