JABAR EKSPRES – Jalur penghubung vital antara Kecamatan Ibun dan Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, terputus setelah Jembatan Radug amblas pada Kamis (16/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Kerusakan diduga kuat dipicu oleh derasnya arus Sungai Citarum yang terus mengikis struktur jembatan dalam beberapa hari terakhir.
Peristiwa tersebut membuat akses kendaraan dari dua wilayah itu tidak lagi dapat dilalui. Kondisi jembatan kini dinyatakan tidak aman dan ditutup total oleh pihak berwenang.
Kapolsek Ibun, Iptu Deny Fourtjahjanto, membenarkan insiden tersebut.
Baca Juga:Tekankan Ekonomi Kerakyatan, Ahmad Luthfi Minta Bank Jateng Prioritaskan KUR Diduga Alami Gangguan Jiwa, Mahasiswa di Dramaga Bogor Bacok Bibinya Usai Salat Subuh
Ia menegaskan bahwa struktur jembatan sudah tidak memungkinkan untuk dilewati. “Betul, jembatan terjadi amblas,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).
Meski begitu, ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Respons cepat aparat bersama warga disebut membantu mencegah risiko yang lebih besar di lokasi kejadian.
“Alhamdulillah tidak ada korban, seluruh aparatur dan warga kompak sehingga setiap kejadian saling koordinasi,” ucapnya.
Namun, ia mengingatkan adanya potensi bahaya lanjutan di sekitar lokasi, termasuk ancaman terhadap tiang listrik yang berada tidak jauh dari titik amblas. Kondisi tanah yang terus tergerus dikhawatirkan dapat memperparah kerusakan.
“Kita melihat ada kerawanan tiang listrik, kalau ada abrasi lanjutan bisa dipastikan runtuh. Kami langsung koordinasi dengan PLN,” katanya.
Setelah kejadian, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ibun langsung bergerak cepat melakukan penanganan awal. Garis polisi dipasang untuk menutup akses dan mencegah warga melintasi area yang dinilai berbahaya.
Camat Ibun, Pipin Zaenal Arifin, mengatakan bahwa penutupan dilakukan sejak malam kejadian demi keselamatan warga.
Baca Juga:Berawal dari Nongkrong Pemuda, Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di BogorProyek PJU Rp32,7 Miliar di Narogong Belum Optimal, Masih Jadi PR Pemprov Jabar
“Tadi malam Forkopimcam memasang police line supaya tidak ada hal yang tidak diinginkan, khususnya warga yang melintas. Kami langsung berkoordinasi dengan Polsek dan Danramil,” ujarnya.
Untuk sementara, warga diarahkan menggunakan jalur alternatif guna menghindari lokasi terdampak. Pengguna roda dua dan roda empat diminta menyesuaikan rute perjalanan agar tidak mengganggu mobilitas.
“Roda dua bisa lewat jalur Cikonyel, sedangkan roda empat kami arahkan memutar lewat Majalaya dan Pangguh,” jelasnya.
