JABAR EKSPRES – Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Cililin, menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Dalam sidak yang dilakukan pada Selasa (19/5/2026), Jeje meninjau sejumlah fasilitas pelayanan, mulai dari ruang tunggu pasien hingga area pelayanan kesehatan. Ia juga sempat berdialog dengan warga yang tengah menjalani pengobatan untuk mendengar langsung kondisi pelayanan di lapangan.
Jeje mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan pelayanan kesehatan di RSUD Cililin berjalan maksimal.
Baca Juga:Dua Maling Gasak Sepeda Motor di Gunung Putri Bogor, Lepaskan Tembakan Saat KaburSoal Ulat di Menu MBG, Komisi IV DPRD Tasikmalaya: Mengecewakan! Makan Bergizi Tapi Tidak Higienis
“Kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan baik. Karena saat ini pemerintah daerah sedang fokus melakukan pembenahan di sektor pelayanan publik,” katanya, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, sektor pelayanan publik, termasuk kesehatan, menjadi fokus pembenahan pemerintah daerah.
Ia menyebut, sidak itu juga menjadi tindak lanjut atas berbagai masukan dari masyarakat yang menilai pelayanan di RSUD Cililin masih belum optimal. Sejumlah persoalan yang dikeluhkan di antaranya lamanya antrean pasien dan keterbatasan ruangan pelayanan.
“Banyak laporan dari masyarakat terkait pelayanan yang belum maksimal. Ada pasien yang harus menunggu lama karena keterbatasan ruangan, ditambah persoalan internal yang akan segera kami benahi,” ujarnya.
Selain kecepatan pelayanan, Jeje juga menyoroti sikap petugas rumah sakit saat melayani pasien. Ia menegaskan, keramahan dan etika pelayanan harus menjadi perhatian seluruh jajaran rumah sakit.
“Pelayanan itu bukan hanya cepat, tapi juga harus ramah, sopan, dan membuat masyarakat merasa nyaman. Ini yang akan kami evaluasi bersama,” katanya.
Jeje menegaskan, pihaknya memberikan waktu satu bulan kepada manajemen RSUD Cililin untuk melakukan pembenahan. Setelah itu, evaluasi menyeluruh akan dilakukan dan sanksi disiapkan jika tidak ada perubahan.
Baca Juga:Permudah Akses Masyarakat, Pemkab Tasikmalaya Wujudkan Transformasi DigitalArus Balik Puncak Didominasi Kendaraan ke Jakarta, Jalur Kembali Normal Dua Arah
“Kami beri waktu satu bulan untuk seluruh jajaran melakukan evaluasi dan memperbaiki hal-hal yang masih kurang. Kalau tidak ada perbaikan, tentu akan ada tindakan tegas,” tandasnya. (Wit)
