“Fokus kami saat ini memastikan para korban atau penyintas tetap dapat menjalani kehidupan seperti biasa. Kami mengupayakan pemulihan fisik dampak bencana, bantuan dari pemerintah juga akan terus diupayakan seperti hunian sementara, terpal dan sebagainya,” katanya.
Hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun luka. Dampak bencana didominasi kerugian material, seperti ratusan rumah warga serta bangunan lain seperti sekolah dan pertokoan terdampak, barang terendam dan rusak, hingga dokumen penting milik warga.
Dimas menegaskan, BPBD akan terus mengoptimalkan penanganan, baik dari sisi sumber daya manusia, anggaran, maupun bantuan yang dibutuhkan, mengingat proses pemulihan pascabencana memerlukan waktu.
Baca Juga:Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Ungkap Kebocoran PAD hingga Rp200 M, Pemkab Didesak Bentuk PansusKang Eful Dorong Ketahanan Pangan untuk Pemenuhan Gizi Keluarga
“Penanganan akan terus kami lakukan secara bertahap dengan mengutamakan kebutuhan warga terdampak agar proses pemulihan bisa berjalan maksimal,” pungkasnya.
