Diduga Keracunan MBG dari Posyandu, Warga Pasir Tanjung Bogor Ramai-ramai Datangi Klinik Terdekat

Ilustrasi keracunan makanan (Foto: Istimewa)
Ilustrasi keracunan makanan (Foto: Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Puluhan warga Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor diduga keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di posyandu Kampung Sirnabakti, Selasa (7/4/2026).

Warga pun ramai-ramai mendatangi klinik dan puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis pada Rabu (8/4/2026) dengan korban didominasi ibu-ibu dan anak-anak.

Namun, Kapolsek Tanjungsari, Eka Sakti Koeswanto mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah keluhan tersebut disebabkan oleh MBG atau faktor lain.

Baca Juga:Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label HalalTroole Merchandise Perkuat Posisi sebagai Mitra Strategis Pengadaan Seminar Kit dan Corporate Gift

“Saya belum bisa menentukan atau memastikan ini keracunan MBG atau bukan, karena harus melewati serangkaian pengujian laboratorium terlebih dahulu,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Berdasarkan data kepolisian, jumlah warga yang berobat tercatat sebanyak 48 orang, terdiri dari 40 orang di klinik swasta dan 8 orang di puskesmas.

Dari jumlah tersebut, dua orang sempat menjalani perawatan sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

“Kalau analisa saya, pengecekan berdasarkan data klinik saja. Kalau terkait jumlah 106 orang, bisa saja ada yang tidak berobat dan hanya minum obat warung,” jelasnya.

Adapun gejala yang dialami warga meliputi mual, muntah, dan diare. Meski demikian, kondisi para pasien kini telah membaik dan sebagian besar sudah kembali ke rumah masing-masing.

“Untuk pasien sudah dipulangkan, kondisinya sudah membaik,” pungkasnya.

Hingga kini, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium guna memastikan apakah berkaitan dengan MBG atau faktor lainnya. (Dzihar)

0 Komentar