Warga Ciparay Terlantar di Sorong, Pemkab Bandung Ambil Langkah Pemulangan

Seorang warga asal Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Rahman Ramdani, dilaporkan terlantar di Sorong, Papua
Seorang warga asal Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Rahman Ramdani, dilaporkan terlantar di Sorong, Papua Barat setelah gagal bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit. Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung memastikan akan memfasilitasi pemulangan seorang warga Ciparay bernama Rahman Ramdani yang terlantar di Sorong, Papua Barat, setelah gagal bekerja di perusahaan perkebunan sawit.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan pihaknya telah menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk segera menangani kasus tersebut dan memastikan warga tersebut bisa kembali ke kampung halamannya.

Ia menjelaskan, warga tersebut awalnya berangkat ke Papua sebagai calon pekerja, namun tidak diterima oleh perusahaan setempat tanpa kejelasan alasan dan tidak mendapatkan tanggung jawab dari pihak perusahaan.

Baca Juga:Di Puncak Tapi Tak Boleh Lengah, Persib Dapat Peringatan Keras dari Bojan HodakĀ Elnusa Bidik Status 'Low-Cost Operator' Dunia: Targetkan Efisiensi Operasi Hingga 25%

“Informasinya dia calon pekerja yang akan diperkerjakan di Papua atau Sorong, tapi ternyata tidak diterima. Perusahaan ini tidak bertanggung jawab,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Dadang menegaskan, Pemkab Bandung tidak akan tinggal diam dan langsung bergerak melakukan koordinasi lintas pihak guna mempercepat proses pemulangan.

“Saya perintahkan dinas tenaga kerja untuk segera mengurus, berkoordinasi dan berkomunikasi bagaimana caranya agar warga Kabupaten Bandung ini bisa pulang,” tegasnya.

Selain memastikan pemulangan, ia juga menyampaikan akan menindaklanjuti persoalan ini dengan menuntut pertanggungjawaban dari perusahaan yang dinilai merugikan warganya.

Di sisi lain, Kang DS sapaan akrabnya turut mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap informasi lowongan kerja yang beredar bebas, terutama di media sosial.

Ia mengimbau warga untuk memanfaatkan layanan resmi pemerintah melalui Disnaker agar terhindar dari risiko serupa.

Menurutnya, jalur resmi akan memberikan informasi yang lebih jelas dan aman bagi masyarakat yang ingin bekerja, khususnya ke luar daerah.

Baca Juga:Dari Desa Terdampak Bencana ke Mandiri Energi, Program Pertamina Ubah Nasib WargaPuncak Diserbu! Volume Kendaraan Naik 70%, Jalur Puncak-Cianjur Padat Merayap

“Tentu informasinya akan lebih akurat, sehingga jangan sampai merugikan diri sendiri,” pungkasnya.

0 Komentar