JABAR EKSPRES – Pasca terjangan angin kencang yang oleh warga disebut sebagai “angin tornado”, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ciamis bergerak cepat melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak di tiga kecamatan.
Musibah yang terjadi sejak Sabtu (28/3/2026) sore hingga malam itu memporak-porandakan puluhan rumah warga.
Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, mengunjungi langsung para korban di Desa Bantardawa, Kecamatan Purwadadi, pada Minggu (29/3/2026).
Baca Juga:Puncak Diserbu! Volume Kendaraan Naik 70%, Jalur Puncak-Cianjur Padat MerayapLebaran Jadi Momen Harapan Baru, 452 Warga Binaan Lapas Garut Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas!
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi oleh pengurus Bhayangkari Cabang Ciamis dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ciamis. Mereka menyerahkan bantuan paket sembako bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.
Berdasarkan pendataan sementara dari Polres Ciamis, bencana angin kencang ini melanda tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Ciamis, yaitu Kecamatan Purwadadi, Kecamatan Cisaga, dan Kecamatan Tambaksari.
AKBP Hidayatullah mengungkapkan bahwa tingkat kerusakan yang terjadi tergolong signifikan. “Hari ini saya bersama ibu-ibu Bhayangkari dan Forkopimda Kabupaten Ciamis melaksanakan pengecekan secara langsung. Musibah ini memang cukup parah,” kata Kapolres Ciamis, Minggu (29/3/2026).
Dari ketiga wilayah tersebut, Kecamatan Purwadadi menjadi lokasi dengan dampak terparah. Tercatat sebanyak 93 rumah warga mengalami kerusakan, dengan konsentrasi kerusakan terbesar berada di Desa Bantardawa.
Puluhan rumah tersebut mengalami kerusakan ringan hingga berat, mulai dari atap yang terbang, dinding ambruk, hingga struktur bangunan yang tidak layak huni.
Menindaklanjuti instruksi Kapolda Jawa Barat, Polres Ciamis segera menerjunkan personel untuk meringankan beban masyarakat melalui berbagai kegiatan bakti sosial.
Selain memberikan logistik darurat berupa paket sembako, pihak kepolisian juga menghadirkan tim medis di lokasi bencana. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis diberikan kepada warga terdampak, terutama lansia, anak-anak, dan ibu hamil yang membutuhkan penanganan cepat pascabencana.
Baca Juga:Pemudik Asal Bandung Meninggal Saat Singgah di Rumah Makan SumedangH+2 Lebaran, Jalur Puncak Bogor–Cianjur Terapkan One Way Akibat Lonjakan Kendaraan
“Kami memberikan bantuan sembako sekaligus pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang terdampak musibah ini,” kata Hidayatullah.
Pihaknya berharap layanan kesehatan cuma-cuma ini dapat memastikan kondisi fisik warga tetap terjaga di tengah masa pemulihan.
Selain itu, kehadiran tim medis juga untuk mengantisipasi munculnya penyakit pascabencana seperti infeksi saluran pernapasan akibat debu dan puing-puing bangunan.
