Angin Puting Beliung Terjang Ciamis, 83 Rumah Rusak

Salah satu rumah warga di Purwadadi Kabupaten Ciamis porak poranda usai diterjang angin puting beliung
Salah satu rumah warga di Purwadadi Kabupaten Ciamis porak poranda usai diterjang angin puting beling pada Sabtu (28/3/2026) sore. (Tangkapan layar)
0 Komentar

“Tiga rumah di Desa Purwajaya dan satu rumah di Desa Sidarahayu. Semua pohon yang menimpa rumah sudah kami tangani,” katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat data yang lebih lengkap. Kepala BPBD Ciamis, Ani Supiani, Minggu (29/3/2026), mengatakan bahwa total ada 83 unit rumah terdampak akibat cuaca ekstrem tersebut.

Rumah-rumah itu tersebar di enam desa, yaitu Desa Bantardawa, Pasirlawang, Purwajaya, Sindarahayu, Mekarmukti, dan Karangpaningal.

Baca Juga:Puncak Diserbu! Volume Kendaraan Naik 70%, Jalur Puncak-Cianjur Padat MerayapLebaran Jadi Momen Harapan Baru, 452 Warga Binaan Lapas Garut Dapat Remisi, 2 Langsung Bebas!

Kerusakan terjadi sejak siang hari saat hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang melanda kawasan permukiman warga.

“Angin kencang yang menerjang Kabupaten Ciamis telah menyebabkan 83 unit rumah mengalami rusak ringan, sedang dan berat, termasuk fasilitas umum, sosial, mushola, kantor desa, dan puskesmas tersapu angin kencang. Namun, petugas gabungan TNI, Polri, BPBD dan Tagana dibantu warga saat ini masih memperbaiki atap genting hingga memangkas pohon tumbang,” ujar Ani.

Ani menjelaskan, pihaknya langsung melakukan penanganan bersama tim gabungan di lokasi terdampak. Sejumlah pohon tumbang telah berhasil dievakuasi, sementara pendataan kerusakan rumah masih terus dilakukan.

“Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat desa, relawan, dan masyarakat setempat. Bantuan darurat berupa paket sembako juga telah disalurkan kepada warga terdampak,” katanya.

Saat ini, kebutuhan utama di lapangan meliputi evakuasi lanjutan pohon tumbang serta perbaikan rumah yang rusak. BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi selama musim hujan. (CEP)

0 Komentar