Pembeli di Jalur Nagreg Sepi, Harapan Pedagang Bertumpu pada Arus Balik

Pembeli di Jalur Nagreg Sepi, Harapan Pedagang Bertumpu pada Arus Balik
Raina (34), pemilik Toko Gini/ Istiqomah Fayyola, sudah hampir satu dekade menggantungkan hidup dari arus lalu lintas di jalur Nagreg. Foto: Agni Ilman Darmawan/Jabar Ekspres
0 Komentar

Di tokonya, Raina menjual berbagai oleh-oleh khas, sebagian ia ambil sendiri, sebagian lagi dikirim dari rumah.

Pelanggannya datang dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Banten, hingga kota-kota lain di luar Bandung.

Namun Lebaran tahun ini tetap meninggalkan catatan tersendiri baginya tentang harapan yang belum sepenuhnya terwujud.

Baca Juga:Dua Gelombang Arus Balik Intai Nagreg, 198 Ribu Kendaraan Mengarah ke BandungVolume Kendaraan di Jalur Nagreg Terus Dipantau, One Way Siap Diberlakukan Jika Terjadi Hal Ini!

“Sekarang hanya ramai saat arus balik saja. Jauh dibanding tahun lalu,” ucapnya.

Di tengah lalu lintas yang terus mengalir tanpa henti, Raina dan para pedagang lain di Nagreg hanya bisa menunggu berharap lebih banyak kendaraan yang tak sekadar lewat, tetapi juga berhenti.

0 Komentar