Arus Balik di Ciamis Mulai Landai, Dominasi Kendaraan Pribadi Masih Tinggi

Arus Balik di Ciamis Mulai Landai, Dominasi Kendaraan Pribadi Masih Tinggi
Pengendara roda dua melintas di Jalur Nasional di Kabupaten Ciamis, H+5 Lebaran, arus mudik mulai landai. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Suasana arus balik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Ciamis setelah beberapa hari sebelumnya padat merayap, ruas jalan utama yang menjadi lintasan vital penghubung Jawa Barat dengan Jawa Tengah kini mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan volume kendaraan.

Berdasarkan pantauan Dinas Perhubungan (Dishub), H+5 atau tepatnya pada Kamis (26/3/2026), gelombang pemudik yang kembali ke kota-kota besar di barat maupun yang menuju ke timur mulai berkurang, menandakan puncak arus balik perlahan mulai ditinggalkan.

Data Traffic Counting yang dirilis oleh Dishub Kabupaten Ciamis mencatatkan angka yang cukup signifikan meski mengalami penurunan.

Baca Juga:Pembeli di Jalur Nagreg Sepi, Harapan Pedagang Bertumpu pada Arus BalikDishub: Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026 Menuju Bandung Lebih Tinggi Dibandingkan Tahun Lalu

Terhitung sejak pukul 00.00 WIB dini hari hingga pukul 06.00 WIB pagi, sebanyak 12.468 kendaraan tercatat melintas di jalur utama yang membentang di wilayah tersebut. Angka ini berasal dari dua arah utama yang berlawanan.

Sebanyak 6.462 unit kendaraan terdeteksi melaju dari arah timur, atau berasal dari wilayah Jawa Tengah yang hendak kembali ke kawasan barat. Sementara itu, dari arah barat atau Jabodetabek, tercatat 6.006 unit kendaraan yang melintas.

Meskipun angka tersebut masih tergolong tinggi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Uga Yugaswara, menyampaikan bahwa secara umum terjadi penurunan sekitar 5 persen dibandingkan dengan volume lalu lintas pada hari sebelumnya, Rabu (25/3/2026).

Penurunan ini menjadi indikasi awal bahwa fase puncak arus balik sudah mulai terlewati dan situasi di ruas jalan Ciamis mulai menuju fase landai.

“Secara umum terjadi penurunan volume kendaraan sekitar 5 persen dibandingkan hari sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa mobilitas pemudik mulai berkurang, namun kami tetap waspada terhadap potensi lonjakan di jam-jam tertentu,” ujar Uga.

Lebih lanjut, Uga menguraikan bahwa komposisi kendaraan yang melintas selama periode dini hari hingga pagi ini masih didominasi oleh kendaraan pribadi. Hal ini memperlihatkan bahwa masyarakat masih lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat untuk perjalanan mudik dan balik tahun ini.

Dari total 12.468 kendaraan yang tercatat, sepeda motor mendominasi dengan persentase mencapai 48,2 persen, sementara mobil pribadi menempati posisi kedua dengan angka 43 persen.

Baca Juga:PELNI Siaga Arus Balik Lebaran 2026, Penumpang Diperkirakan Capai 27 Ribu OrangStrategi Polri Hadapi Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026, One Way Disiapkan Bertahap

Rincian lebih spesifik mengenai jumlah unit yang melintas pada periode 00.00 WIB hingga 06.00 WIB menunjukkan bahwa kendaraan roda empat atau mobil pribadi tercatat sebanyak 6.484 unit.

0 Komentar