Fenomena Lama Terulang, Gepeng “Turun Gunung” ke Cimahi Saat Ramadan

Fenomena Lama Terulang, Gepeng “Turun Gunung” ke Cimahi Saat Ramadan
Sejumlah PMKS di Sekitaran Kawasan SMAN 5 Cimahi Jl. Gatot Subroto yang Kerap Tinggal di Trotoar Jalan. (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Hasil pemantauan menunjukkan, para gepeng datang ke Cimahi secara berkelompok dan hanya menetap sementara sebelum kembali ke daerah asalnya. Dinsos juga akan melakukan seleksi terhadap individu yang membutuhkan bantuan, terutama bagi lansia dan mereka yang sakit.

“Kami akan memilah mana yang layak untuk diberikan bantuan pemulangan ke lokasi awal,” tuturnya.

Supijan menambahkan, para tunawisma di Kota Cimahi umumnya tidak memiliki tempat tinggal tetap. Mereka cenderung berpindah-pindah dari satu titik ke titik lainnya di sejumlah wilayah kota.

Baca Juga:Enggan Direhabilitasi, Gepeng di Cimahi Pilih Hidup di JalananDP3AKB2KP Soroti Gepeng Anak dan Perempuan di Cimahi : Banyak yang Balik Lagi ke Jalan

Menurutnya, aktivitas berkumpul para tunawisma biasanya terjadi pada malam hari di lokasi-lokasi tertentu yang dianggap aman untuk beristirahat.

“Ngumpulnya kalau malam, di emperan toko Gandawijaya, di Jalan Amir Machmud, jadi mereka tidak ada tempat tinggal khusus,” pungkasnya. (Mong)

0 Komentar