TPA Sarimukti Buka Nonstop H-1 Lebaran, Siap Tampung Sampah Bandung Raya

TPA Sarimukti Buka Nonstop H-1 Lebaran, Siap Tampung Sampah Bandung Raya
Truk sampah dari wilayah Bandung Raya secara bergantian membuang angkutannya di Zona 5 TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – TPA Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan beroperasi selama 24 jam pada H-1 Idulfitri 1447 Hijriah guna mengantisipasi lonjakan volume sampah saat malam takbiran.

Kebijakan tersebut diambil untuk mengakomodasi peningkatan sampah dari wilayah Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.

Kepala UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, Arief Perdana, mengatakan pembukaan layanan 24 jam dilakukan agar pengangkutan sampah dari daerah tetap terlayani optimal.

Baca Juga:TPA Sarimukti Krisis, Komisi IV DPRD Jabar Peringatkan Ancaman Darurat Sampah Idul FitriTPA Sarimukti Dipadati Truk Sampah, Antrean Mengular hingga 1,5 Kilometer

“Pada H-1 Lebaran kami operasikan 24 jam karena biasanya daerah melakukan pembersihan hingga malam takbiran, sehingga volume sampah yang masuk meningkat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/2026).

Ia menambahkan, operasional TPA Sarimukti akan dihentikan sementara pada hari H Idulfitri untuk memberikan waktu bagi para pekerja merayakan Lebaran bersama keluarga. Layanan kembali dibuka pada H+1 mulai pukul 08.00 WIB dan berangsur normal pada H+2.

Di sisi lain, volume sampah yang masuk ke TPA Sarimukti selama Ramadan mengalami kenaikan meski telah diberlakukan pembatasan berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor: 6174/PBLS.04/DLH.

Dalam aturan tersebut, Kota Bandung dibatasi maksimal 13.738 ton per dua minggu, Kota Cimahi 1.668 ton, Kabupaten Bandung Barat 1.668 ton, serta Kabupaten Bandung 3.925 ton dalam periode yang sama.

Arief menyebut, kenaikan volume sampah harian terlihat dari percepatan pemenuhan kuota yang ditetapkan.

“Memang ada peningkatan. Biasanya kuota harian sekitar 1.500 ton, sekarang bisa mencapai 1.600 hingga 1.700 ton per hari,” ungkapnya.

Di tengah peningkatan tersebut, pengelola TPA Sarimukti juga menghadapi sejumlah kendala teknis. Kondisi landasan yang licin akibat hujan membuat mobilitas truk terganggu, sehingga dilakukan perbaikan dengan penambahan batu belah dan balok beton.

Baca Juga:TPA Sarimukti Terbatas, DLH Cimahi Siapkan Strategi Kendalikan Sampah Jelang LebaranPolisi Ungkap Kronologi Tewasnya Pemulung di Genangan Air TPA Sarimukti

Selain itu, akses jalan di zona perluasan yang terputus menyebabkan perubahan pola lalu lintas truk pengangkut sampah. Jika sebelumnya jalur masuk dan keluar terpisah, kini harus menggunakan satu jalur yang sama. Kondisi ini diperparah dengan sempat terdampaknya jembatan timbang akibat banjir.

Sejumlah kendala tersebut berdampak pada proses pembuangan sampah di lapangan, yang memicu antrean panjang truk pengangkut di kawasan TPA Sarimukti. (Wit)

0 Komentar