JABAR EKSPRES – Polisi mengungkap kronologi tewasnya seorang pemulung yang ditemukan di genangan air bekas proyek perluasan zona TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (12/2/2026).
Korban diketahui bernama Asep Suherman (45), warga yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.
Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah diduga tenggelam di lubang bekas proyek perluasan zona yang kini dipenuhi air di area Pos 4.
Baca Juga:Di Balik Gemerlap Kota Kreatif, Pinggiran Bandung Tenggelam dalam Tumpukan SampahCari Korban yang Diduga Melompat dan Tenggelam di Bendungan, Kantor SAR Bandung Terjunkan Tim
Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, menjelaskan peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Nanang alias Cuplis. Saat itu, saksi tengah melintas di sekitar genangan air bekas galian proyek.
“Sekitar siang hari, saksi melihat ujung jari tangan seseorang muncul di atas permukaan air. Karena curiga ada orang tenggelam, saksi langsung meminta bantuan petugas keamanan yang berjaga di lokasi,” ujar Iwan saat dikonfirmasi, Sabtu (14/2/2026).
Mendapat laporan tersebut, petugas keamanan TPA bersama koordinator lapangan dan sejumlah pekerja lainnya segera mendatangi titik genangan. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam kolam bekas galian proyek.
Petugas dan saksi kemudian mengevakuasi tubuh korban ke pinggir genangan air. Selanjutnya, petugas jaga TPA berkoordinasi dengan jajaran Polsek Cipatat untuk penanganan lebih lanjut di tempat kejadian perkara (TKP).
“Korban sempat dicoba untuk ditolong saat pertama kali terlihat. Namun saat diangkat dari dalam genangan, kondisinya sudah meninggal dunia. Petugas langsung menghubungi pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan serta warga yang berada di sekitar area tersebut saat kejadian.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga tenggelam di genangan air bekas proyek perluasan zona TPA.
Baca Juga:Dua Anak Tenggelam di Sungai Cisadane Bogor, Ditemukan BerpelukanHilang Sejak Sabtu, Bocah di Bogor Ditemukan Tewas Tenggelam
“Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk proses penanganan selanjutnya. Hingga kini, kamu masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban serta memastikan tidak ada unsur lain dalam peristiwa tersebut,” pungkasnya. (Wit)
