NgabubuRide Warnai Ramadan di Cimahi, Komunitas Vespa Klasik Ajak Anak Yatim Konvoi Keliling Kota

NgabubuRide Warnai Ramadan di Cimahi, Komunitas Vespa Klasik Ajak Anak Yatim Konvoi Keliling Kota
Wakil Wali kota Cimahi, Adhitia Yudhistira saat Menghadiri Ngabuburide Bersama Vesva Antique Club (VAC) Cimahi. (Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Suasana Ramadan di Kota Cimahi terasa berbeda ketika puluhan pecinta Vespa klasik turun ke jalan dalam kegiatan bertajuk NgabubuRide. Agenda ngabuburit yang digagas komunitas Vesva Antique Club (VAC) Cimahi ini digelar pada Ramadan 1447 Hijriyah/2026 dengan menggabungkan hobi otomotif, kebersamaan, dan aksi sosial berbagi kebahagiaan bersama anak yatim.

Dengan mengusung tema ‘Indahnya Ramadan’, kegiatan tersebut diawali dengan rolling city atau konvoi santai menggunakan motor Vespa klasik. Para peserta memulai perjalanan dari Pendopo DPRD Kota Cimahi sebelum menyusuri sejumlah ruas jalan di Kota Cimahi dan berakhir di kawasan Pemerintah Kota Cimahi.

Puluhan anggota komunitas Vespa terlihat antusias mengikuti konvoi tersebut. Selain berkendara, mereka juga menjadikan momen ngabuburit sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi antaranggota komunitas sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di bulan suci Ramadan.

Baca Juga:Anggaran MBG Berpotensi Dipangkas, Imbas Perang Iran vs Israel-AS?Masyarakat Diminta Tak "Panic Buying" BBM, Stok Aman?

Motor Vespa yang identik dengan gaya retro menghadirkan nuansa nostalgia tersendiri. Namun di balik itu, kegiatan ini juga memperlihatkan kuatnya semangat persaudaraan di antara para penggemarnya yang datang dari berbagai generasi.

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira mengapresiasi kegiatan ngabuburit dan rolling bersama komunitas pecinta Vespa yang digelar di lingkungan Pemkot Cimahi.

Adhitia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh komunitas Vespa yang hadir, termasuk pengurus dan anggota komunitas serta unsur yang mewakili kepolisian. Ia juga mengapresiasi para peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari rolling city hingga berbagi kebahagiaan bersama anak-anak saat ngabuburit.

“Sejak sebelum menjadi wakil wali kota, saya sudah ikut acara ngabuburit seperti ini. Tahun lalu juga diselenggarakan di Gedung B. Saya datang ke sini naik Vespa Sprint saya sendiri,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, Vespa bukan sekadar kendaraan klasik, tetapi telah menjadi simbol persaudaraan lintas generasi. Dari kalangan orang tua hingga anak muda dapat berkumpul karena memiliki kecintaan yang sama terhadap motor legendaris tersebut.

“Saya lahir tahun 1990, sementara orang tua kita ada yang lahir tahun 1960-an. Tapi semua bisa kumpul karena Vespa. Itulah uniknya Vespa, menyatukan berbagai generasi,” katanya.

0 Komentar