BPJS Kesehatan Siapkan 8 Posko Mudik Terpadu untuk Layani Pemudik 2026

BPJS Kesehatan Cabang Banjar saat mengikuti rapat secara langsung melalui zoom bersama BPJS Kesehata pusat
BPJS Kesehatan Cabang Banjar saat mengikuti rapat secara langsung melalui zoom bersama BPJS Kesehata pusat, Senin (9/3/2026). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menyambut arus mudik Lebaran tahun 2026, BPJS Kesehatan menyiapkan delapan posko mudik terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis jalur mudik. Posko-posko tersebut akan melayani pemudik dengan berbagai fasilitas kesehatan gratis selama periode mudik berlangsung.

Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan periode 2026–2031, Mayjen TNI (Purn.) Dr. dr. Prihati Pujowaskito dalam rapat resminya menyampaikan bahwa posko mudik akan mulai beroperasi pada Jumat, 13 Maret 2026 hingga 16 Maret 2026.

“Layanan ini dihadirkan untuk memastikan para pemudik dapat menjaga kesehatannya selama perjalanan dan meminimalisir risiko kecelakaan akibat kelelahan berkendara,” katanya dikutip melalui siaran langsung zoom meeting Senin (9/3/2026).

Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan    

Delapan lokasi posko mudik BPJS Kesehatan tahun 2026 meliputi Pelabuhan Merak di Banten, Terminal Pulo Gebang di Jakarta Timur, Rest Area Tol Cipularang KM 88 A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali KM 166 A Majalengka, Rest Area Tol Ungaran KM 429 A Semarang, Rest Area Tol Masaran KM 519 A Sragen, Terminal Purabaya Sidoarjo, dan Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

“Di setiap posko, kami (BPJS Kesehatan) menyediakan layanan konsultasi kesehatan gratis dengan tenaga medis yang berjaga. Pemudik juga dapat memanfaatkan fasilitas relaksasi untuk beristirahat sejenak guna memulihkan stamina sebelum melanjutkan perjalanan. Tersedia pula pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan tekanan darah serta penyediaan obat-obatan sesuai keluhan medis, terangnya.

Untuk kondisi darurat, petugas medis di posko siap memberikan tindakan sederhana yang bersifat emergency. Posko juga dilengkapi dengan ambulans yang siaga apabila diperlukan evakuasi atau rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat. Selain layanan kesehatan, para pemudik yang singgah di posko juga dapat menikmati takjil gratis yang telah disediakan.

BPJS Kesehatan mengimbau para pemudik agar senantiasa memastikan status keaktifan kepesertaannya sebelum melakukan perjalanan. Dengan prinsip portabilitas Program JKN, peserta dapat mengakses layanan rawat jalan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) lain maksimal tiga kali kunjungan dalam satu bulan.

Apabila dalam kondisi gawat darurat, pemudik dapat langsung mengunjungi rumah sakit terdekat tanpa perlu membawa surat rujukan. Untuk mengetahui fasilitas kesehatan terdekat yang tetap beroperasi selama cuti bersama dan libur Lebaran, masyarakat dapat mengakses informasi melalui Aplikasi Mobile JKN atau menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165.

0 Komentar