BANDUNG – Dalam rangka mendukung program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Tahun 2026, Satgas TMMD Kodim 0624/Kabupaten Bandung bersama tim Puskesmas Rancabali melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 5 Maret 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di tempat praktik Bidan Melda P. Yuniar, Jalan Simpang Pasar Cipelah, Desa Cipelah. Sebanyak 40 warga Desa Cipelah antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut.
Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0624/Kab. Bandung, Letkol Kav Samto Betah, S.Hub., Int., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi TNI dengan instansi kesehatan setempat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pedesaan.
Baca Juga:Pertama di Indonesia! Unikom Bandung Buka Google AI Learning CenterSatgas TMMD Kodim Bandung Gencar Edukasi Administrasi Kependudukan di Desa Cipelah
“Kegiatan cek kesehatan gratis ini menjadi salah satu upaya preventif dan promotif kesehatan di tengah program TMMD yang tengah berjalan. Kami ingin masyarakat Desa Cipelah mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tanpa biaya, sekaligus mendeteksi dini potensi penyakit,” ujar Letkol Samto Betah.
Personel yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari: Dari Satgas TMMD: Peltu Wawan Somantri, Amd. Kep dan Serda Hendro. Dari Puskesmas Rancabali: Dr. Yulianti Rohimah (Dokter Puskesmas), Eka Harisma (Perawat), Imelda P. Yuniar (Bidan Desa), Triana (Perawat), serta Sansan Revi (Perawat).
Berbagai layanan kesehatan yang diberikan meliputi: Penyuluhan kesehatan, Screening Penyakit Tidak Menular (PTM), Screening kesehatan jiwa, serta Pengobatan umum.
Kegiatan ini sejalan dengan tema TMMD Ke-127 Tahun 2026: “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, yang menekankan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Program TMMD Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kab. Bandung di Desa Cipelah terus menunjukkan komitmen kuat TNI dalam membangun infrastruktur fisik sekaligus aspek non-fisik, termasuk kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut untuk mendukung pembangunan desa yang lebih maju dan sehat. (bbs)
