BANDUNG – Anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembangunan desa tidak hanya melalui fisik, tetapi juga peningkatan kesadaran masyarakat.
Serda Hendro selaku anggota Satgas melaksanakan pendampingan sosialisasi dan edukasi administrasi kependudukan di Bale Sawala Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Rabu (4/3/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini ditujukan kepada pemangku kepentingan serta warga masyarakat setempat. Serda Hendro menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian integral dari misi non-fisik TMMD Reguler Ke-127 Tahun 2026, yang digelar Kodim 0624/Kab. Bandung di Desa Cipelah.
Baca Juga:Kuasa Hukum PT BSS: Perpanjangan SHGB Masih Berhak dan Sedang Diproses Secara HukumTim Wasev Mabes AD Tinjau Progres TMMD Bandung
Sebanyak 50 peserta dari kelompok PKK dan masyarakat Desa Cipelah turut hadir dan aktif mengikuti sesi edukasi tersebut. “Kami fokus menyosialisasikan pentingnya administrasi kependudukan yang benar dan lengkap, seperti pengurusan KTP, KK, akta kelahiran, hingga layanan kependudukan lainnya. Ini krusial agar masyarakat mendapatkan hak-haknya secara penuh dan mendukung program pemerintah dalam pembangunan berbasis data akurat,” ujar Serda Hendro.
Kegiatan ini selaras dengan tema besar TMMD Reguler Ke-127 Tahun 2026: “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Tema tersebut menekankan bahwa pembangunan nasional dimulai dari desa melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, tidak hanya infrastruktur fisik seperti jalan dan rumah tidak layak huni, melainkan juga pemberdayaan SDM dan kesadaran hukum-administratif.
Program TMMD Ke-127 di wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung sendiri telah berjalan sejak Februari 2026, dengan sasaran utama pembangunan infrastruktur di Desa Cipelah, termasuk pengecoran jalan desa yang kini mendekati penyelesaian.
Pendampingan edukasi seperti ini menjadi pelengkap agar manfaat pembangunan fisik dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga. Kegiatan serupa diharapkan terus digalakkan hingga akhir masa TMMD, demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan beradministrasi baik sebagai fondasi kuat pembangunan negeri. (bbs)
