JABAR EKSPRES – Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menegaskan penolakan negaranya terhadap peningkatan eskalasi militer di kawasan Timur Tengah. Dalam pernyataannya pada Rabu (4/3), ia menekankan bahwa Spanyol tidak akan tunduk pada tekanan yang dapat menyeret negara tersebut ke dalam konflik bersenjata.
Melalui sebuah video yang dibagikan di platform media sosial X, Sánchez menegaskan sikap pemerintahnya yang menolak perang. Ia juga menyerukan agar semua pihak yang terlibat, termasuk Israel, Amerika Serikat, dan Iran, segera menghentikan permusuhan serta mencari solusi damai melalui gencatan senjata.
Menurut Sánchez, Spanyol tidak akan ikut terlibat dalam langkah-langkah yang dinilai dapat memperburuk situasi global hanya karena rasa takut terhadap kemungkinan pembalasan dari pihak lain. Ia menegaskan bahwa negaranya memiliki prinsip kuat untuk menolak konflik yang dinilai merugikan stabilitas dunia.
Baca Juga:Cavaliers Tundukkan Pistons 113-109, Jaylon Tyson Bersinar di Tengah Absennya Donovan MitchellMojtaba Khamenei Muncul sebagai Kandidat Kuat Pemimpin Tertinggi Iran Pasca-Serangan AS-Israel
Meskipun ia juga mengkritik pemerintahan Iran atas perlakuannya terhadap rakyatnya, Sánchez menekankan bahwa pelanggaran hukum tidak dapat dibalas dengan tindakan ilegal lainnya. Pernyataan tersebut merujuk pada serangan sepihak yang dilaporkan dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut, Sánchez mengatakan pemerintah Spanyol juga tengah fokus melindungi warganya. Ia menyebutkan bahwa militer Spanyol bekerja tanpa henti untuk mengoordinasikan berbagai langkah evakuasi bagi warga negara yang berada di wilayah terdampak konflik.
Dalam pernyataannya, Sánchez juga menyampaikan keyakinannya terhadap kekuatan negara Spanyol, baik dari segi ekonomi, kelembagaan, maupun moral. Ia menilai situasi krisis seperti ini justru memperkuat rasa bangga masyarakat terhadap identitas nasional mereka.
“Kami memiliki keyakinan mutlak pada kekuatan ekonomi, kelembagaan, dan juga, saya katakan, kekuatan moral negara kami dan karena pada saat-saat seperti ini, kami merasa lebih bangga dari sebelumnya menjadi orang Spanyol,” ujarnya.
Sikap tegas Madrid terhadap konflik tersebut turut memicu ketegangan diplomatik dengan Washington. Pemerintah Spanyol tidak hanya mengutuk serangan terhadap Iran, tetapi juga menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer di wilayah Spanyol sebagai bagian dari operasi militer terhadap Iran.
